Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 19 Oktober 2017 | 13:53 WIB
  • Aa Gatot Dipenjara, Anak Sulung Jaga Mental Adik-adiknya

  • Oleh
    • Zahrotustianah,
    • Shintaloka Pradita Sicca
Aa Gatot Dipenjara, Anak Sulung Jaga Mental Adik-adiknya
Photo :
  • instagram.com/suci.patia
Suci Patia, Putri Gatot Brajamusti

VIVA – Orangtua tersandung serentetan kasus hukum, anak sulung dari Gatot Brajamusti dan Dewi Aminah, Suci Patia Brajamusti merasa lebih memiliki tanggung jawab terhadap adik-adiknya. Sekarang, Suci lebih banyak meluangkan waktu untuk mereka.

Gatot Brajamusti telah ditahan dengan vonis hukuman 10 tahun penjara akibat penyalahgunaan narkoba. Sang istri, hanya divonis hukuman penjara 18 bulan dan kini telah bebas.

Namun, perkara hukum Gatot tidak hanya itu. Gatot jadi tersangka atas kasus kepemilikan senjata api dan hewan langka. Selain itu, ia juga tersandung tindak pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang berinisial CT.

Hal itu membuat kehadiran orangtua tak lagi dirasakan Suci secara intens. "Sekarang ini aku lebih luangin waktu buat keluarga. Mungkin dulu aku lebih cuek dan enggak tahu bagi rapor mereka kapan atau nilai mereka gimana," ujar Suci saat ditemui di kawasan Kapten Tendean Jakarta pada Rabu malam, 18 Oktober 2017.

Ada pun tanggung jawab yang saat ini dilakukan Suci terhadap adik-adiknya meliputi mencarikan guru les, menjemput mereka sekolah. Dia juga yang berusaha memberikan alasan mengenai kondisi orangtuanya yang banyak dibicarakan di media maya, bahkan ada yang berupa sindiran.

"Adikku enggak suka nanyain papanya sih cuma adikku lebih nanyain kenapa banyak berita papa dan meme papa. Mereka ngasih tahu aku, aku cuma, 'Ya udah itu kan lucu-lucuan aja parodi atau kalau ada berita, itu enggak usah dibaca. Kan belum tentu benar juga'," jelasnya.

Ia berusaha menjaga mental adik-adiknya agar tidak terguncang atau pun merasa telantar. Caranya, ia kerap mengajak adik-adiknya untuk jalan-jalan.

"Aku enggak mau nyeramahin mereka harus tabah karena menurut aku terlalu berat untuk mereka. Aku ajak mereka makan atau apa dengan begitu mereka akan merasakan masih punya keluarga, walaupun aku bukan sosok papa atau mama," ungkapnya.