Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 20 Oktober 2017 | 12:49 WIB
  • Kontroversi Adegan Merobek Baju Artis Cantik Korea

  • Oleh
    • Finalia Kodrati
Kontroversi Adegan Merobek Baju Artis Cantik Korea
Photo :
  • Pixabay
Ilustrasi artis Korea

VIVA – Tak hanya Hollywood yang digegerkan dengan kasus pelecehan seksual. Di Korea Selatan, publik juga dihebohkan dengan kabar dugaan pelecehan seksual yang terjadi antara artis cantik dan aktor dari negeri ginseng tersebut. 

Pekan lalu, diberitakan aktor ternama dilaporkan karena kasus penyerangan seksual. Yang melaporkan adalah artis yang terlibat dalam satu film dengan si aktor, yang syuting pada April 2015 lalu.

Identitas aktor yang dilaporkan adalah Jo Deok Jae. Namun, Jo Deok Jae membantah dan menyatakan bahwa dirinya tak bersalah. 

Saat menggelar jumpa pers pada 17 Oktober 2017 lalu, aktor ini bebicara tentang adegan merobek pakaian artis tersebut. "Aktris ini berkata bahwa itu bukan adegan yang ia setujui, tetapi sutradara menjelaskan ke saya seolah-olah itu sudah disepakati," katanya seperti dilansir dari Soompi.

Ia menambahkan bahwa sutradara, direktur produksi, dan kru takut bahwa tak ada film tanpa artis. "Jadi mereka tidak mencoba untuk mencari kebenaran. Mereka memutuskan untuk mengeluarkan saya, dan saya yakin saya disalahkan demi mereka," ujarnya.

Pada 18 Oktober 2017, sutradara dari film yang dibintangi Jo Deok Jae dengan artis yang dirahasiakan namanya angkat bicara soal kasus tersebut. "Semua yang dikatakan Jo Deok Jae adalah sebuah kebohongan. Sampai sekarang, saya tetap netral, tetapi ada banyak hal yang dikatakan Jo Deok Jae tidak benar," ujarnya.

Sang sutradara pun menjelaskan bahwa setelah kasus itu terjadi, ia bertemu dan berbicara dengan Jo Deok Dae daripada artis dan timnya. 

"Saya berusaha untuk membantu, tetapi sekarang dia bermain dengan kata-kata. Saya terkejut karena seakan-akan dia berbicara bahwa sutarada bersembunyi di belakang," ujar sutradara yang tak disebutkan namanya itu. 

Sutradara itu pun menyatakan akan segera mengeluarkan pernyataan, setelah pihak artis yang keberatan menggelar konferensi pers, 24 Oktober 2017 mendatang.