Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 25 Oktober 2017 | 10:53 WIB
  • Gara-gara Lampu Antik, G-Dragon Kena Omelan Wanita

  • Oleh
    • Rochimawati,
    • Rintan Puspitasari
Gara-gara Lampu Antik, G-Dragon Kena Omelan Wanita
Photo :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin
Konser G-Dragon

VIVA – Sebuah unggahan di komunitas online, tiba-tiba ramai dibagikan dan diperbicangkan. Unggahan berjudul seseorang yang merusak sebuah lampu gantung di dalam kafe GD itu baru-baru ini ramai di komunitas online di Jeju. 

Seseorang dengan inisial A menulis tentang dirinya yang telah merusak lampu gantung mewah. "Mereka mengatakan akan membeli bagian yang rusak dan memintaku untuk membayar biaya perbaikan. Ini alasan kenapa aku lebih suka Taeyang," tulis wanita itu dilansir Allkpop, Rabu 25 Oktober 2017.

"Seseorang pernah meninggalkan tempat, setelah merusak sesuatu di dalamnya beberapa hari lalu. Tapi aku mengaku dan tidak melarikan diri. Aku tahu G-Dragon adalah selebriti terkenal dan kaya raya, tapi meminta aku membayar biaya kerusakan, benar-benar sesuatu yang tidak perlu," kata wanita tersebut yang juga menyalahkan posisi lampu karena digantung terlalu rendah.

Dalam unggahannya wanita itu menuliskan, “Sulit bagiku duduk dekat jendela. Ditambah ada padang pasir kecil di dalam kafe dan aku hanya ingin mengambil gambar yang bagus, ketika insiden itu terjadi aku sedang mencoba melewati area itu. Aku langsung mengambil bagian yang patah dan memberikan pada seorang staf dan aku sangat senang saat aku dimarahi. Aku tahu ini semua tentang visual, tapi aku tidak menyangka jalannya sesempit itu. Aku hanya tidak paham.”

Saat melihat unggahan tersebut, bukannya bersimpati, wanita itu justru mendapat komentar pedas dari warganet. Mereka menyebut  tidak tahu terimakasih. Terlebih, lampu tersebut juga diketahui merupakan lampu antik dari abad 19 yang dibeli langsung oleh GD dan hanya ada 50 buah di seluruh dunia.

Harga lampu ini diketahui sekitar 300 juta Won, atau jika dirupiahkan sekitar Rp3 miliar. Sementara itu, biaya perbaikan yang dibebankan hanya sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta, karena barang yang rusak akan dibeli oleh GD sendiri.

"Orang ini benar-benar tidak dewasa, dia merusak seharusnya dia tidak mengeluh kalau diminta membayarnya. Lagipula dia juga aneh kenapa harus pergi ke daerah yang sudah dilarang," tulis warganet berkomentar. 

"Gila ini orang, bukan masalah harga, tapi tanggung jawab," kata lainnya, "itu cewek ngapain aja tingkahnya lampu gantung kan di atas, masa dia makan sambil salto sih," ungkap lainnya tak kalah kesal.