Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 26 Oktober 2017 | 17:16 WIB
  • Derai Tangis Iringi Pemakaman Benny Panjaitan

  • Oleh
    • Zahrotustianah,
    • Bobby Agung
Derai Tangis Iringi Pemakaman Benny Panjaitan
Photo :
  • VIVA.co.id/Bobby Agung
Pemakaman Benny Panjaitan

VIVA – Musikus legendaris yang merupakan pentolan Panbers, Benny Panjaitan, dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan pada sore ini, Kamis, 26 Oktober 2017. Sebelumnya, ia disemayamkan di rumah duka Rumah Sakit Dharmais.

Pemakaman dihadiri oleh kerabat terdekat seperti istri, ketiga anak, personel Panbers, dan masih banyak lagi. Pendeta Daniel memimpin ibadah pemakaman Benny.

"Semua yang diciptakan dari tanah, akan kembali ke tanah," ujarnya, mengiringi prosesi penguburan yang baru saja usai.

Tampak istri Benny, Nancy Caroline Sitompul, menangisi kepergian suaminya menuju liang lihat. Ia mesti dikuatkan dan dipegang oleh para kerabat.

Salah satu personel Panbers yang tersisa sekaligus adik Benny, Asido Panjaitan, juga hadir. Ia mendekati nisan Benny lantas memberikan doa untuk kakaknya.

Sama halnya dengan Nancy, Asido menjadi salah satu dari sekian banyak kerabat yang tak kuasa menahan tangis. Setelahnya, ia menabur bunga di atas pusara Benny.

Salah satu musikus Indonesia yang hadir adalah pemain bas dan vokalis grup musik Kelompok Penerbang Roket (KPR), John Paul Patton alias Coki. Sementara dari ranah pemerintahan, ada Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin.

Prosesnya berlangsung secara lancar tanpa ada hambatan. Habis selesai, para kerabat tampak mengabadikan momen pemakaman sang musikus legendaris tersebut.

Benny Panjaitan meninggal dunia pada Selasa pagi kemarin, 24 Oktober 2017. Seperti yang diberitakan sebelumnya, pelantun lagu Gereja Tua tersebut menderita penyakit stroke sejak lama. (ase)