Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 31 Oktober 2017 | 11:19 WIB
  • Inikah Penyebab Kecelakaan yang Tewaskan Kim Joo Hyuk?

  • Oleh
    • Finalia Kodrati,
    • Rintan Puspitasari
Inikah Penyebab Kecelakaan yang Tewaskan Kim Joo Hyuk?
Photo :
  • Soompi
Kim Joo Hyuk

VIVA – Kecelakaan yang menyebabkan tewasnya aktor senior Kim Joo Hyuk sedikit demi sedikit mulai terungkap. Pihak rumah sakit yang menangani pertama kali aktor berusia 45 tahun tersebut mengungkapkan, bahwa Kim Joo Hyuk terkena gejala serangan jantung.

"Tampaknya Kim Joo Hyuk mengalami gejala serangan jantung sebelum kecelakaan mobil terjadi," ujar dokter dari Konkuk University Hospital tempat Kim Joo Hyuk dibawa usai mengalami kecelakaan, seperti dilansir dari Koreaboo, Selasa 31 Oktober 2017.

Bukan hanya pihak rumah sakit, polisi menduga bahwa kondisi jantungnya menjadi penyebab kecelakaan tersebut terjadi. 

Dugaan ini semakin diperkuat dengan beredarnya video blackbox dari mobil yang kebetulan berada di belakang mobil aktor tersebut. Blackbox itu merekam bagaimana mobil Marcedes Benz SUV yang dikendarai bintang drama Reply 1988 tersebut tiba-tiba meluncur, setelah sebelumnya hanya berjalan perlahan kemudian menghantam mobil sedan di sebelah kirinya.

Penyelidik menduga kaki Kim Joo Hyuk tiba-tiba menekan pedal gas setelah terjadi serangan jantung. Pengemudi dari mobil yang ditabrak Kim Joo Hyuk juga melihat bahwa aktor yang pernah mengisi acara variety show, 2 Day and 1 Night ini memegang bagian dadanya setelah tabrakan awal terjadi. 

Petugas pemadam kebakaran dan tim medis telah berupaya menyelamatkan nyawa aktor berkacamata ini. Namun, sayang nyawa aktor yang berencana menikah akhir tahun ini tidak terselamatkan. Kim Joo Hyuk meninggal dua jam setelah kejadian kecelakaan mobil tersebut. 

"Polisi akan menyelidiki pernyataan saksi bersamaan dengan kerusakan pada mobil. Marcedes Benz dilengkapi dengan sistem analisis kecelakaan yang memungkinkan kami untuk memastikan pedal gas yang terjadi tiba-tiba. Tapi jika diperlukan, kami akan berkoordinasi dengan keluarga korban untuk melakukan autopsi," kata pihak Kepolisian Gangnam.  (mus)