Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 2 November 2017 | 06:00 WIB
  • Afgan Akui Rosa Sebagai Belahan Jiwanya

  • Oleh
    • Daurina Lestari,
    • Rintan Puspitasari
Afgan Akui Rosa Sebagai Belahan Jiwanya
Photo :
  • Instagram.com/afgansyah.reza
Rossa dan Afgan.

VIVA – Kedekatan Afgan dengan penyanyi Rossa kerap menimbulkan pertanyaan. Tak sedikit yang mendukung hubungan keduanya agar bisa ke jenjang yang lebih serius. Meski banyak orang mendukung, nyatanya tak pernah keluar pernyataan langsung dari keduanya yang menyebutkan mereka sebagai pasangan kekasih.

Afgan yang ditemui usai rilis video klip terbaru berjudul X di Decanter,  Kuningan, Jakarta Selatan, menggambarkan seperti apa hubungannya dengan wanita yang kerap disapa Teh Ocha tersebut.

"Ya kita sih sudah ibaratnya kayak orang kembar lah. Apa pun yang kejadian di aku pasti kejadian dia. Sebaliknya juga gitu. Jadi memang connection-nya sudah kayak soulmate sih sebenarnya," kata Afgan di Jakarta, Rabu 1 November 2017.

Menggambarkan pelantun Tegar itu sebagai soulmate atau belahan jiwa, Afgan mencoba menjelaskan bahwa hubungannya dengan Rossa bisa dibilang tidak akan terpisahkan. Keduanya sering berbagi banyak hal satu sama lain.

Hal ini dilatarbelakangi profesi mereka yang sama-sama berkecimpung di dunia musik. Tak dipungkiri Afgan sering meminta saran dari Rossa soal yang satu ini. "Kan kita ada yang dekat sama orang, yang kita tahu bahwa kita bakal yang share this life. Nah Ocha kayak gitu juga. Sudah sedekat itu juga," kata Afgan.

Meskipun dekat dengan Rossa, ia masih belum ada rencana untuk ke jenjang lebih serius. "Belum sih, enggak sih (rencana melamar). Enggak tahu ya. Aku sama Ocha lagi menikmati. Sekarang kayak menikmati saja sih. Kita enggak tahu masa depan tapi at this moment sih happy-happy saja berdua," ujarnya.

Selama dekat dengan Rossa, Afgan mengakui dirinya sering bertukar pikiran dalam hal apa pun, termasuk pekerjaan. Bahkan menurut pengakuannya, jawaban yang diberikan Rossa membuatnya lebih tenang dalam menjalani pilihan.

"Karena aku apa pun kalau misalnya mau rilis apa, pasti tanya pendapat dia dulu paling pertama. Kalau dia sudah kayak 'oke nih cocok nih' akhirnya aku lebih tenang ngejalaninnya." (mus)