Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 20 November 2017 | 15:28 WIB
  • Alasan Kahiyang Diberi Marga Siregar

  • Oleh
    • Rochimawati,
    • Putra Nasution (Medan)
Alasan Kahiyang Diberi Marga Siregar
Photo :
  • VIVA.co.id/Putra Nasution
Prosesi adat Mandailing menyabut Bobby Nasution-Kahiyang Ayu.

VIVA – Keluarga Muhammad Bobby Afif Nasution akan menggelar prosesi adat pemberian marga kepada putri semata wayang Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu. Dengan menyematkan marga Siregar, tujuannya adalah agar kedua pengantin baru itu bisa melangsungkan pesta adat Mandailing.

Paman Bobby Nasution, Doli Sinomba Siregar menjelaskan Kahiyang Ayu harus disematkan marga Siregar. Karena, putri orang nomor satu ini menikah dengan pria berasal dari etnis Mandailing.

"Kita harapkan, Bobby ini dibesarkan secara adat. Tentunya, bila seorang pengantin mengambil boru, atau istri. Karena Kahiyang bersuku Jawa, tentunya kita bertanggung jawab memberikan marga. Supaya pesta adat ini bisa sukses," kata Doli kepada wartawan di Medan, Senin siang, 20 November 2017.

Doli Siregar adalah adik kandung dari ibu Bobby Nasution, Ade Hanifah Siregar. Dalam adat Mandailing, Bobby memanggil Doli dengan sebutan Tulang (paman). Ia mengatakan, pria Mandailing menikahi wanita di luar etnis Mandailing, maka harus disematkan marga ibu kandung pria tersebut.

"Kebetulan saya tulangnya. Makanya, saya bertanggung jawab memberikan marga untuk mempelai wanita," kata Doli. 

Pemberian marga Siregar kepada Kahiyang Ayu akan digelar di kediaman Doli Siregar Jalan Suka Tangkas Nomor 17, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Selasa besok, 21 November 2017.

Doli mengungkapkan, acara rencananya akan dihadir para pengetua (ketua) adat dan raja-raja Mandailing dari keluarga Nasution dan Siregar.

"Kami si pemberi marga, melibatkan raja raja di kampung kami Padang Lawas. Di situ terhimpun marga Hasibuan, Harahap, Siregar kami undang kemari. Sedangkan Pihak Nasution, pasti didampingi oleh ibunya, kahanggi kahanggi-nya, dan raja raja Mandailing," tutur Doli. 

Sementara itu, pesta adat Mandailing dan resepsi ngunduh mantu akan berlangsung di kediaman Bobby, di Perumahan Bukit Hijau Regency, Taman Setia Budi (BHR Tasbi) di Jalan Setia Budi, Medan, Sumatera Utara, selama dua hari dari 24-25 November 2017. (asp)