Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 22 November 2017 | 12:46 WIB
  • Kreator Manga Rurouni Kenshin Terciduk Kasus Pornografi Anak

  • Oleh
    • Zahrotustianah
Kreator Manga Rurouni Kenshin Terciduk Kasus Pornografi Anak
Photo :
  • istimewa
Rurouni Kenshin

VIVA – Nobuhiro Watsuki, komikus manga Jepang populer, Rurouni Kenshin, membuat pengakuan mengejutkan. Polisi Tokyo mengumumkan, Watsuki saat ini sedang dalam proses investigasi terkait dugaan pornografi anak.

Seniman manga ini kedapatan memiliki hampir 100 DVD pornografi yang memperlihatkan tubuh telanjang anak-anak dari usia 10 hingga 15 tahun. Penggeledahan tersebut dilakukan di kantor Watsuki yang ada di Tokyo pada Oktober silam. Dikutip Rocket News, Watsuki mengakui jika dirinya tertarik dengan gadis-gadis belia.

"Saya suka gadis-gadis di antara usia SD menengah ke atas hingga siswa SMP tahun kedua," katanya dikutip situs tersebut, Rabu, 22 November 2017.

Masih dari situs yang sama, belum ada kabar penangkapan seniman tersebut. Namun, ia disebut telah melanggar hukum pornografi dan prostitusi anak dan terancam satu tahun penjara atau denda satu juta yen (US$8900 atau Rp120 juta).

"Kami menerima laporan itu dan sebagai perusahaan, kami menanggapinya serius. Penulis tersebut sangat menyesal. The Rurouni Kenshin Hokkaido Arc, yang akan jadi serial di Jump Square akan kami tunda," kata perwakilan penerbit dari komikus 47 tahun tersebut.

  • Like Video Porno, Menteri Australia Sebut Akunnya Diretas
    Like Video Porno, Menteri Australia Sebut Akunnya Diretas
  • Facebook Minta Pengguna Kirim Foto Telanjang, Ada Apa?
    Facebook Minta Pengguna Kirim Foto Telanjang, Ada Apa?
  • Polisi Bongkar Kasus Video Seks dengan Kekerasan
    Polisi Bongkar Kasus Video Seks dengan Kekerasan
  • Kominfo Pelajari Fitur Porno di Smartphone Android
    Kominfo Pelajari Fitur Porno di Smartphone Android
  • Aktifkan Fitur Antiporno, Kominfo Bicara dengan Google
    Aktifkan Fitur Antiporno, Kominfo Bicara dengan Google
  • Sudah Bersih-bersih, WhatsApp Tak Diblokir
    Sudah Bersih-bersih, WhatsApp Tak Diblokir