Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 13 Oktober 2017 | 14:06 WIB
  • Begini Keseruan Nonton Rolling Stones di Denmark

  • Oleh
    • Jullian Gafar
Begini Keseruan Nonton Rolling Stones di Denmark
Photo :
Konser Rolling Stones di Kopenhagen

VIVA.co.id – Grup musik The Rolling Stones adalah salah satu band dunia yang dianugerahi kesuksesan dan panjang umur yang luar biasa. Rata-rata umur dari personil band adalah 70an, yaitu Mick Jagger (74 tahun), Keith Richards (73), Ronnie Wood (70), dan Charlie Watts (76). Dengan usia segaek itu, bukan berarti bahwa performa mereka juga gaek.

VIVA.co.id sempat menonton konser Rolling Stones di konser mereka di Kopenhagen, Denmark, pada 3 Oktober lalu dalam meliput rangkaian konser mereka yang disebut No Filter. Rangkaian konser tersebut meliputi berbagai kota di Eropa, yaitu Hamburg (Jerman), Munich (Jerman), Spielberg (Austria), Zurich (Swis), Lucca (Italia), Barcelona (Spanyol), Amsterdam (Belanda), Kopenhagen, Dusseldorf (Jerman), Stockholm (Swedia), Arnhem (Belanda), dan diakhiri dengan dua konser di Paris (Prancis).

Untuk konser yang di Kopenhagen, tim VIVA menyaksikannya di lokasi konser yang terletak di Parken Stadium (Telia Parken) yang terletak di sebelah barat laut pusat kota di daerah elit Indre Østerbro.

Telia Parken merupakan markas dari klub sepakbola FC Copenhagen. Keseruan mengenai konser tersebut juga terasa di beberapa hari sebelum konser berlangsung, dengan ditingkatkannya keamanan di Kopenhagen, untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan.

Hal ini belajar dari beberapa aksi terorisme yang berlangsung di konser di Eropa sebelumnya, seperti di London dan Paris. Polisi juga menjaga ketat hotel di mana personil Stones menginap, yaitu Hotel D'Angleterre di pusat kota Kopenhagen.

Walaupun pengamanan berjalan dengan sangat ketat, proses masuk ke areal konser berjalan secara sangat mulus dan efisien walaupun menghadapi penonton yang berjumlah sekitar 60 ribu. Proses antre dan screening keamanan hanya memakan waktu kurang dari 10 menit.

Satu hal lain yang terlihat menarik adalah banyaknya pengunjung yang datang ke konser dengan menggunakan sepeda yang terparkir secara rapih di areal parkir sepeda yang disediakan dengan banyak oleh stadion Parken. Memang, Kopenhagen terkenal sebagai ibu kota sepeda dunia, di mana sebagian besar populasi kota mengendarai sepeda setiap hari.

Konser Rolling Stones dibantu dengan band pembuka, yaitu Rival Sons, sebuah band Hard Rock dari Long Beach, Amerika Serikat. Secara keseluruhan, penampilan band pembuka cukup rapih, namun cukup membosankan, karena kurang mampu menarik perhatian penonton yang banyak berumur di atas 40 tahun.

Pada pukul 9 malam tepat, Rolling Stones membuka penampilan mereka dengan lagu andalan Sympathy for the Devil. Penampilan ini dijalankan dengan sangat apik dengan panggung yang dipasangi background projection api sesuai dengan tema lagu. Sayangnya, selama lagu tersebut dan lagu berikutnya, yaitu It’s Only Rock ’n’ Roll, performa sound system konser seperti belum diatur dengan baik, di mana suara gitar Keith Richards terlalu keras dan menenggelamkan suara Mick Jagger maupun instrumen musik lainnya.

Lagu ketiga - Tumbling Dice - sound system sudah jauh lebih baik dan diikuti oleh dua lagu cover blues, yaitu Just Your Fool (Buddy Johnson and His Orchestra) dan Ride ‘Em Down (Jimmy Reed).

Kembali dengan hits mereka Under My Thumb, Mick Jagger kembali tampil enerjik dengan selalu bergerak non-stop. Susah dipercaya bahwa penyanyi ini berusia 74 tahun. Panggung yang selebar sekitar 50 meter menyamping dan menjorok ke depan, dijelajahi berkali-kali oleh Mick dengan selalu berdansa khasnya. He still Moves like Jagger.

Lagu-lagu berikutnya adalah Heartbreaker, You Can’t Always Get What You Want, Paint It Black, dan Honky Tonk Woman. Seluruh personel memainkannya dengan sangat sempurna. Charlie Watts sebagai drummer stabil menuntun seluruh personel. Memang, tidak salah bila disebut Charlie adalah jangkarnya Rolling Stones, kekalemannya kontras dengan personil yang lain.

Selanjutnya, Mick memberikan perkenalan personil band kepada penonton, termasuk pemain pendukung, yaitu Chuck Leavell (Keyboard), Lisa Fischer dan Bernard Fowler (penyanyi latar), Darryl Jones (Bas), serta Karl Denson (Saxophone). 

Keith Richards yang diperkenalkan terakhir, mengambil alih peran sebagai vokalis di dua lagu berikutnya, yaitu Happy dan Slipping Away.

Mick Jagger kembali lagi ke panggung, setelah Keith bernyanyi dan membawakan Miss You dengan sungguh menyenangkan, membawa seluruh penonton untuk bergerak berdansa mengikuti lagu yang funky tersebut. Lagu tersebut juga menampilkan permainan bas solo dari Darryl Jones yang sangat enak.

Stones lalu memainkan berbagai hits mereka yaitu Midnight Rambler, Street Fighting Man, Start Me Up, Brown Sugar, serta Jumpin’ Jack Flash, sebelum istirahat 10 menit menjelang penutupan.

Penutupan adalah highlight dari seluruh konser ini. Dimulai dengan Gimme Shelter yang menampikan duet Mick Jagger dengan Lisa Fischer. Penampilan yang super memuaskan apalagi mengingat bagian vokal wanita di lagu ini sangat ikonik, dan dinyanyikan Lisa dengan memukau.

Konser diakhiri dengan lagu (I Can’t Get No) Satisfaction yang membuat seluruh penonton di tribun berdiri dan ikut bernyanyi. Sebuah ending yang top khas Rolling Stones.

Perlahan penonton dengan rapih keluar stadion menuju sepeda masing-masing. Banyak dari mereka masih bersiul lagu dari konser. Puas.

Set list konser:

  1. Sympathy for the Devil
  2. It's Only Rock 'n' Roll (But I Like It)
  3. Tumbling Dice
  4. Just Your Fool (Buddy Johnson and His Orchestra)
  5. Ride 'Em on Down
  6. Under My Thumb
  7. Doo Doo Doo Doo Doo (Heartbreaker)
  8. You Can't Always Get What You Want
  9. Paint It Black
  10. Honky Tonk Women
  11. Happy
  12. Slipping Away
  13. Miss You
  14. Midnight Rambler
  15. Street Fighting Man
  16. Start Me Up
  17. Brown Sugar
  18. Jumpin' Jack Flash
  19. Gimme Shelter
  20. (I Can't Get No) Satisfaction