Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 3 November 2017 | 17:23 WIB
  • The Rice Of Java, Kolaborasi Unik Konser dan Fashion

  • Oleh
    • Rochimawati,
    • Daru Waskita (Yogyakarta)
The Rice Of Java, Kolaborasi Unik Konser dan Fashion
Photo :
  • VIVA.co.id/Putri Firdaus
Dwiki Dharmawan

VIVA – Musisi senior, sekaligus komposer Dwiki Dharmawan akan kembali menghibur masyarakat Yogyakarta dalam konser The Rice Of Java yang akan berlangsung di Theater Panggung Terbuka Sendratari Ramayana, Candi Prambanan, Minggu malam 5 November 2017.

Dwiki bertindak sebagai music director bersama Dwiki Dharmawan World Peace Orchestra akan mengiringi penampilan istimewa dari para penyanyi yang mencintai  dan mewakili keragaman budaya yang dimiliki nusantara di antaranya Andien, Rafly Kande, Sruti Respaty, dan Wizzy.

Konser orkestra The Rise Of Java merupakan program acara yang menyajikan perjalanan sejarah kekayaan tanah jawa yang disampaikan melalui musik dan fashion dan dikemas menjadi sebuah kesatuan yang menarik dan istimewa serta berbeda dengan pertunjukkan orkestra yang pernah ada.

Konser orkestra The Rose Of Java ini juga akan melibatkan empat desainer di antaranya Afif Syakur, Didiet Maulana, Lenny Agustin dan Phillip Iswandono, serta melibatkan 48 model yang berasal dari sejumlah kota besar di Indonesia.

"Konser Orkestra The Rise Of Java akan diawali dengan pentas sendratari Ramayana sekitar 30 menit dan dilanjutkan dengan konser orkestra," kata Prima penyelenggara konser orkestra The Rise Of Java di Yogyakarta, Jumat 3 November 2017.

Setelah memasuki konser orkestra akan dibagi dalam empat babak yang masing-masing melambangkan peradaban di nusantara. Pada setiap babak akan menampilkan rancangan busana dan musik yang mewakili masing-masing era perkembangan peradaban.

"Jadi, babak pertama akan menampilkan sejarah kain lurik, disusul dengan batik, peranakan dan yang terakhir kebaya," ujarnya.

Sementara itu, Dwiki Dharmawan yang dipercaya sebagai music director mengatakan konser orkestra The Rise Of Java merupakan suatu tantangan tersendiri karena alat musik yang digunakan cukup tradisional atau etnis menyesuaikan dengan cerita perkembangan peradaban nusantara.

"Kita akan menggunakan alat musik tradisional yang kini cukup langka dan melibatkan sekitar 40 orang kru orkestra," tuturnya.

Suami dari Ita Purnama Sari menjelaskan, saat pentas aransemen musik juga menyesuaikan dengan penyanyi seperti Sruti Respati yang merupakan sinden maka musik yang disajikan kental dengan gamelan.

"Nah itu tantangan bagi saya untuk mengaransemen musik disesuaikan dengan karakter sinden," kata dia.

Dwiki mengaku salah satu lagu dalam album dari Pasar Klewer akan dinyanyikan oleh Sruti yang sebelumnya sindennya adalah dari luar negeri. 

Sruti Respati salah satu penyanyi konser orkestra The Rise Of Java mengatakan bukan pertama kali berkolaborasi dengan Dwiki Darmawan Orkestra, sehingga bisa lebih cepat beradaptasi.

"Mas Dwiki adalah seniman senior yang juga turut mengembangkan musik tradisional seperti gamelan," kata dia.

Sruti mengaku bangga nantinya menyanyikan salah satu album Pasar Klewer yang sebelumnya dinyanyikan sinden bule.