Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 30 November 2017 | 00:14 WIB
  • Fade2Black Kampanye Pelestarian Orangutan di Album Baru

  • Oleh
    • Anisa Widiarini,
    • Mohammad Yudha Prasetya
Fade2Black Kampanye Pelestarian Orangutan di Album Baru
Photo :
  • VIVAnews/ Gestina Rachmawati
Bondan Ft Fade2Black

VIVA – Grup hiphop asal Kota Bogor, Fade2Black, baru saja merilis album perdana mereka 'Tabik!', yang berisi 11 lagu di bawah label Sony Music.

Di antara 11 lagu tersebut, terdapat sebuah lagu berjudul 'Tangan dan Mata', yang didedikasikan bagi dua ekor orangutan bernama Kopral dan Shelton.

Salah satu personel Fade2Black, Tito menjelaskan, sejak 2014, grupnya memang terlibat dalam sebuah kampanye yang digagas sebuah yayasan asli Indonesia untuk melestarikan orangutan, yakni Borneo Orangutan Survival Foundation.

"Misi mereka mengembalikan orangutan yang merupakan primata itu, untuk disterilisasi dan dilepasliarkan kembali ke hutan," kata Tito saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 29 November 2017.

"Karena orangutan itu sebenarnya tidak boleh berinteraksi dengan manusia, makanya mereka punya yang namanya Sekolah Hutan, untuk mengembalikan kodrat orangutan tersebut," dia menambahkan.

Pada kesempatan yang sama, personel Fade2Black lainnya yakni Santoz menjelaskan, upaya mendedikasikan lagu 'Tangan dan Mata' bagi kedua orangutan bernama Kopral dan Shelton itu memiliki kisah pilu di baliknya.

Sebab, kedua orangutan itu merupakan hewan cacat, akibat kejahatan manusia dan sebuah tragedi kecelakaan yang terjadi pada salah satu di antaranya.

"Kami sempat mengadopsi dua orangutan bernama Kopral yang buta karena ditembak pemburu, dan Shelton yang tidak punya tangan karena tersengat listrik. Jadi mereka ini akhirnya saling melengkapi dalam hidupnya masing-masing," kata Santoz.

"Makanya kami punya satu track di track terakhir yang berjudul 'Tangan dan Mata', yang kami dedikasikan untuk kedua orangutan tersebut karena melihat bagaimana kegigihan mereka bekerja sama untuk bertahan hidup," ujarnya.