Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 30 November 2017 | 09:26 WIB
  • Untuk Pertama Kalinya, Genre Hip Hop Hadir di DWP 2017

  • Oleh
    • Tasya Paramitha,
    • Maria Margaretha Delviera
Untuk Pertama Kalinya, Genre Hip Hop Hadir di DWP 2017
Photo :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin
Djakarta Warehouse Project.

VIVA – Ajang festival musik tahunan terbesar di Indonesia, Djakarta Warehouse Project (DWP) akan kembali diadakan tahun ini pada 15-16 Desember 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Memasuki tahun ke-9 ini ada beberapa hal berbeda yang akan disuguhkan oleh Ismaya Live selaku penyelenggara. Berikut ini adalah di antaranya.

Garudha Stage Transformation

Panggung terbesar yang ada di DWP, yaitu Garudha Stage akan mengalami transformasi signifikan di tahun ini. Konsep desain terbarunya terinspirasi dari robot yang canggih. Dari segi ukuran, tingginya akan mencapai 70 meter dan panjang hingga 24 meter, di mana tahun sebelumnya hanya mencapai 60 meter. Teknologi mapping dengan LED juga akan menjadi lebih kompleks.

“Menjadi lebih spektakuler dan lebih futuristik. Namanya berubah jadi GarudaBot, terinspirasi dari robot. Kita kerja sama dengan partner di Barcelona. Benar-benar kita ingin memberikan sesuatu pengalaman yang bukan khayalan tapi masih dekat dan relatable sama kita,” ujar Sarah Deshita selaku Assistant Brand Manager Ismaya Live di Jakarta, Rabu, 29 November 2017.

“Pokoknya yang bisa bikin ingat masa kecil. Karena pada dasarnya, DWP itu playground,” ucapnya.

Pertama Kali Menampilkan Genre Hip Hop

Tahun ini, DWP untuk pertama kalinya menampilkan genre hip hop dengan membawa rapper asal Amerika Serikat, Designer sebagai penampilan pertamanya di Asia. Yang menarik juga akan ada empat rapper Asia yang dikumpulkan oleh manajemen kolektif, 88rising. Mereka adalah Higher Brothers, Keith Ape, Jojo dan tentunya Rich Chigga si rapper muda kebanggaan Indonesia yang tengah sibuk tur Internasional.

“Untuk pertama kalinya tahun ini ada musik hip hop. Kita kerja sama dengan 88rising, mereka menaungi para musisi yang susah ditemui lagunya, tapi enak. Salah satunya ada Keith Ape yang cuma konser di DWP doang. Kalau Rich Chigga kayak the most wanted guy in Indonesia. Terakhir perform di Indonesia di panggung WTF 2017 lalu dia tur ke AS,” terang Sarah.

Lebih Banyak Live Stage

Kalau tahun-tahun sebelumnya hanya menampilkan DJ, kini DWP akan mengadakan beberapa live stage dari musisi-musisi luar. Hal ini menjadi corak yang baru bagi image DWP.

“Mungkin itu satu pattern yang baru di DWP. Barusan ngobrol sama Sony Music, ini kayak new trend new lifestyle, enggak harus selalu DJ performance, live stage juga penting. Belum ada sebelumnya. Kita coba step by step hal baru, karena pada akhirnya ini semua soal musik,” katanya.

Kalau ada yang bilang beda dari sebelumnya, ya enggak apa. Kita bakal kasih lihat dan coba educate the market supaya yang tadinya enggak pernah dengerin jadi dengerin. Sapa tahu suka,” ujar Sarah menjelaskan

Ada Special Stage

Di hari kedua akan ada sebuah special stage dari touring concept asal Barcelona bernama Elrow. Dengan konsep khasnya, Elrow akan membawa tema ‘Psychedelic Trip’, lengkap dengan dekorasi dan tata produksi spektakuler yang sukses ditampilkan di TomorrowLand bulan lalu. Kehadiran Elrow di DWP 2017 bakal jadi kali pertama Elrow membawakan konsepnya di Asia. (one)