Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 27 Oktober 2017 | 16:09 WIB
  • Jodoh Wasiat Bapak: Ayah Malang yang Direndahkan Putrinya

  • Oleh
    • Zahrotustianah
Jodoh Wasiat Bapak: Ayah Malang yang Direndahkan Putrinya
Photo :
  • anteve
Jodoh Wasiat Bapak

VIVA – Sejak menyadari Iqbal (Bapak Wilona) seorang penjahat, Wilona menaruh kebencian mendalam pada Iqbal. Kebencian itu semakin menguat saat Iqbal dijebloskan ke dalam penjara belasan tahun karena kasus perampokan disertai pembunuhan. Karenanya, ketika Lina, ibunya, memohon Wilona mengabulkan permintaan terakhirnya agar menerima kembali Iqbal sebagai bapak, Wilona bersikeras menolak. Menjelang ajal, Lina berharap suaminya yang telah bebas dari penjara, dapat berkumpul lagi dengan mereka.

Ini jadi beban sendiri bagi Wilona. Wilona sudah bersumpah takkan menerima Iqbal lagi, bahkan menganggap Iqbal sudah mati. Lina marah, karena Wilona tak mau memaafkan Iqbal, meski tahu Iqbal sudah bertobat dan taat beribadah. Sampai akhirnya Lina meninggal, Wilona masih berpegang teguh takkan menerima Iqbal.

Setelah kematian Lina, arwah Lina pun kerap menghantui Wilona. Menuntut Wilona menerima Iqbal dan memaafkan Iqbal.

Wilona pun terpaksa mengikuti apa mau arwah ibunya. Malam itu, Iqbal ke rumah Wilona diantar Adam dan Kania. Iqbal sedang mencari alamat rumah Wilona. Wilona bersedia menerima Iqbal asalkan Iqbal menjadi pembantunya. Demi kasih sayang dan menebus dosa masa lalu, Iqbal pun menuruti kehendak Wilona.

Iqbal rela diperlakukan kasar dan kejam oleh Wilona. Wilona juga menyuruh warga menghajar bapaknya yang dituduh mencuri, padahal Iqbal sebenarnya ingin mencegah maling sesungguhnya di rumah Adam. Iqbal menganggap perlakuan keji anaknya terhadap dirinya adalah azab atas masa lalunya yang kelam. Karena, selain sebagai penjahat, Iqbal juga suka menyiksa istrinya, Lina, semasa hidupnya.

Meski begitu, tindakan Wilona tetap salah. Adam dan Ustaz Syakieb serta Pak RT mencoba menasihati Wilona. Wilona tak peduli. Wilona malah memperkarakan handle pintu yang rusak tanpa sengaja oleh Iqbal. Saat itu Iqbal mendobrak pintu, mendengar di dalam Wilona menjerit histeris karena diteror arwah ibunya Lina.

Sampai akhirnya, Wilona mengusir Iqbal dari rumah karena pacar Wilona memutuskannya. Pacar Wilona memutuskan Wilona karena tahu bapak Wilona mantan narapidana. Akibat teror arwah Lina yang semakin marah padanya, Wilona akhirnya meninggal, terpeleset menginjak sabun di kamar mandi.