Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 3 November 2017 | 15:48 WIB
  • Tak Kasat Mata, Arwah di Malam Jumat Kliwon

  • Oleh
    • Rochimawati
Tak Kasat Mata, Arwah di Malam Jumat Kliwon
Photo :
  • instagram Falcon
Poster film Keluarga Kasat mata

VIVA – Awal Rafli (17) tiba di Jakarta, Gendis sudah merasakan keanehan saat secara tak sengaja menyentuh tubuh dari Rafli. Rafli adalah adik dari Baron (25) yang datang ke Jakarta, karena ingin bekerja.

Sembari menunggu panggilan bekerja, Rafli menjadi tukang ojek. Dan saat Gendis naik ojek Rafli, tiba-tiba tak sengaja Gendis menyentuh tubuh Rafli dan merasakan panas. Baron yang ternyata tukang begal, suatu malam mengajak Rafli beraksi.

Rafli mengira kakaknya akan mengajaknya bekerja. Betapa terkejutnya Rafli saat tahu ternyata dirinya diajak oleh Baron membegal motor. Dan nahas, Rafli tertangkap warga. Sedangkan Baron berhasil kabur meninggalkan Rafli hingga akhirnya Rafli tewas dikeroyok warga. Kematian Rafli ternyata terjadi pada malam Jumat kliwon, malam di mana kekuatan magis sangat kuat.

Sejak kematian Rafli, setiap malam Jumat Kliwon selalu terdengar rintihan dari tempat Rafli meninggal. Setelah itu pasti ada yang di temukan mati. Teror arwah Rafli membuat daerah itu mencekam, terutama para provokator yang menghabisi Rafli, termasuk Baron yang tega meninggalkan Rafli dihakimi masa.

Gendis yang mengetahui kematian Rafli dari mata bathinnya, akhirnya berupaya untuk menguak misteri yang ditutup-tutupi Baron. Hingga suatu hari, saat Baron ingin beraksi membegal, arwah rafli muncul meneror Baron. Sang Ibu pun mencegah balas dendam Rafli terhadap Baron, termasuk Gendis, Fatna dan Nurma. Namun tak ada yang bisa menghentikan teror arwah Rafli, kecuali kematian Baron yang akan menemani Rafli pergi.