Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 17 November 2017 | 16:02 WIB
  • Jodoh Wasiat Bapak 311: Azab Bagi Suami Selingkuh

  • Oleh
    • Zahrotustianah
Jodoh Wasiat Bapak 311: Azab Bagi Suami Selingkuh
Photo :
  • ANTV
Jodoh Wasiat Bapak

VIVA – Bram, seorang pengusaha yang kaya dan sombong selalu berselisih paham dengan Mila, sang istri yang sangat agamis. Bram sangat benci dengan penampilan Mila yang dianggap jadul dan katro. Bagi Bram, hal itu sangat memalukan karena seorang bos besar.

Oleh karena itu, Bram selingkuh dengan Voni, cewek cantik, seksi, dan stylish yang merupakan teman semasa kuliah. Semua kriteria istri idaman Bram ada di Voni. Semenjak selingkuh dengan Voni, Bram benar-benar tidak peduli lagi dengan Mila. Meski demikian, Bram tetap sayang pada Lani, anak satu-satunya, buah pernikahannya dengan Mila.

Di hari ulang tahun Bram, Lani dibantu Mila menyiapkan kejutan untuk merayakan momen bahagia tersebut di sebuah kafe. Tanpa sengaja, Lani memergoki Bram berduaan dengan Voni, selingkuhannya di pinggir jalan. Lani yang kecewa dengan kelakuan Bram, berniat lari untuk memberi tahu ibunya, tiba-tiba, brak! sebuah mobil menabraknya hingga meninggal di tempat. Bram yang panik menyuruh selingkuhannya pergi kemudian menolong anaknya.

Setelah meninggal, hantu Lani mulai meneror. Ia selalu datang membawa pesan untuk memberitahu Mila ibunya, kalau Bram selingkuh. Kemudian, Lani juga meneror Bram dan Voni. Bram sampai dibuat stres.

Bram yang diteror hantu Lani ketika sedang nyetir kehilangan kendali dan menabrak Voni yang sedang berlarian karena diteror juga. Bram dan Voni sekarat, Adam dan Ustaz Syakieb yang kebetulan lewat, menyelamatkan mereka berdua. Mereka membawa Bram yang sekarat ke rumahnya. Meli mempertanyakan kebenaran selingkuh atau tidaknya Bram dengan Voni. Bram pun menghembuskan napas terakhirnya, sedangkan Voni masih aja sekarat.

Ketika iring-iringan jenazah Bram hendak diangkat menuju pemakaman, para warga dibantu Adam, tidak kuat mengangkat karena keberatan. Ustaz Syakieb pun membacakan doa dan memohon ampun. Begitu juga dengan Meli, hingga pada akhirnya keranda mayat itu bisa diangkat.

Sesampainya di pemakaman, azab Allah datang lagi, lubang kuburan yang sudah dipersiapkan untuk mengubur jasad Bram dipenuhi dengan air limbah yang mengeluarkan aroma yang sangat busuk. Warga tidak sanggup untuk mengeringkan air limbah tersebut karena baunya sangat parah, hingga pada akhirnya atas persetujuan Meli, jasad Bram dikubur bersama air limbah busuk tersebut.

Ustaz Syakieb pun mengingatkan kepada semua warga yang ada di pemakaman soal hadits yang menjelaskan betapa besarnya tanggung jawab seorang suami terhadap istri dan anaknya.