Download Our Application
A Group Member of VIVA
Marsha Timothy
Marsha Timothy
8 Januari 1979 -
Sekarang

PROFIL TOKOH

Nama lengkap

:
Marsha Timothy

Profesi

:
Seniman

Tempat / Tgl Lahir

:
Jakarta, 8 Januari 1979

Karya / Prestasi

:
Nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Indonesia 2007
Pemeran Utama Wanita Terbaik Indonesian Movie Awards 2015
Pemeran Utama Wanita Terfavorit Indonesian Movie Awards 2015
Nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Indonesia 2015
Aktris Pemeran Utama Terpilih Piala Maya 2015

Paras cantik dan aktingnya yang memikat mengantarkan Marsha Timothy mendapatkan sejumlah penghargaan di panggung hiburan.

Sosok Marsha Timothy baru dikenal publik saat dia ikut main film “Ekpedisi Madewa” yang rilis pada 2006. Kala itu, usia Marsha 27 tahun. Di film garapan sutradara Franklin Darmadi itu Chacha, panggilan akrab Marsha, bermain sebagai Sandhika yang pemberani.

Meski dalam film ini merupakan debut pertamanya tidak membuat dirinya grogi berakting bersama dengan aktor ternama Tora Sudiro saat itu.

Setelah film “Ekspedisi Madewa” yang hasilnya kurang memuaskan di pasar, wanita kelahiran Jakarta, 8 Januari 1979 ini memberanikan diri untuk menerima tawaran bermain dalam sebuah film komedi remaja bertajuk “Coklat Stroberi” yang dirilis pada medio 2007.

Karier putri dari pasangan Eugene Timothy dan Erna Hoekwater ini semakin diuji saat ia harus bermain dalam sebuah drama mengharukan bertajuk “Merah Itu Cinta” garapan sutradara Rako Prijanto pada tahun 2007.

Bersama dengan lawan main Gary Iskak dan Yama Carlos, permainan Chacha dianggap banyak pihak mampu mengimbangi skenario kisah yang memang cenderung gelap dan sedih buatan penulis skrip Nova Riyanti Yusuf.

Sebuah produksi film kembali mempertemukan Chacha dengan aktor Tora Sudiro pada tahun 2008. Kali ini sebuah proyek film komedi romantis bertajuk “Otomatis Romantis”. Film arahan sutradara Guntur Soeharjanto ini berkisah tentang seorang wanita muda yang cantik dan sukses sebagai seorang jurnalis di sebuah majalah wanita yang selalu merasa dirinya tidak mampu menemukan pasangan ideal.

Lepas dari film “Otomatis Romantis” yang ber-genre komedi, sebuah drama dengan jalinan kisah bertema cinta kembali menghampiri Chacha. Ia main kembali dalam film “From Bandung With Love”.

Lagi-lagi film tentang cinta datang pada Marsha. Kali ini terbilang istimewa, impiannya bermain dalam film yang dibuat oleh sutradara ternama Rudi Soedjarwo akhirnya tercapai. Marsha ikut main dalam “In the Name of Love” yang tayang pada 2008.

Lewat film cinta terlarang ini pula, Chacha akhirnya bisa bermain dengan sejumlah aktor dan aktris tenar seperti Vino Bastian, Acha Septriasa, Christine Hakim, Tutie Kirana, Roy Marten, Lukman Sardi, Cok Simbara, Luna Maya, Tengku Firmansyah, Nino Fernandez, Dicky Wahyudi, serta Yama Carlos.

Kualitas dan penampilan akting Marsha semakin matang. Ia ditantang dalam film drama “Cinta Setaman” arahan sutradara Harry Dagoe. Di film ini Chacha mengubah imej-nya dari seorang perempuan seksi menjadi perempuan berhijab.

Sejak itu, ia langganan bermain film. Bahkan merambah jadi modek video klip hingga dunia layar kaca. Banyak sinetron dan FTV yang ia bintangi, misalnya mulai dari Serial TV Jomblo, Calon Bini, Kekasih,hingga Nyanyian Cinta.

Kisah cintanya tak jauh dari dunianya. Ia sempat dekat dengan Fachri Albar, aktor muda yang juga adalah putra dari rocker Achmad Albar, yang dipertemukan dalam sebuah film  "Pintu Terlarang" pada tahun 2009. Hubungan mereka putus di tengah jalan.

Putus cinta tak membuat Marsha bermurung diri. Ia kembali mendapatkan dambaan hatinya yang juga seorang aktor. Vino G. Bastian namanya. Ia anak dari Bastian Tito, penulis terkenal Wiro Sableng. Vino diketahui juga pernah main bareng dengan Marsha baik di layar lebar maupun di sinetron "Calon Bini". Mrasha, saat itu mualaf, menikah dengan Vino pada 20 Oktober 2012. 

Pasca pernikahan, ia kembali disibukkan dengan bermain film dan sinetron. Bahkan mereka dipertemukan kembali dalam sebuah film "Toba Dreams" pada tahun 2015.
Sejumlah film lain yang mainkan di antaranya “The Raid 2: Berandal”, “Nada Untuk Asa”.

Berkat aktingnya ini, Marsha pun dinobatkan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dan Pemeran Utama Wanita Terfavorit di ajang Indonesia Movie Awards 2015.

Akting ciamiknya kembali muncul dalam film terbarunya. Marlina: The Murderer in Four Acts pada 2017. Film karya Mouly Surya ini adalah film Indonesia pertama yang lolos seleksi di rangkaian Festival Film Cannes selama 12 tahun terakhir. Marsha yang berperan sebagai Marlina, janda asal Sumba, menunjukkan kualitasnya sebagai artis papan atas tanah air. (LF/AC/DN) ***

KELUARGA
Orang Tua      : Eugene Timothy dan Erna Hoekwater
Pasangan       : Vino G. Bastian
Anak               : Jizzy Pearl Bastian

KARIER

Filmografi
Ekspedisi Madewa (2006)
Coklat Stroberi (2007)
Merah Itu Cinta (2007)
Otomatis Romantis (2008)
From Bandung With Love (2008)
In the Name of Love (2008)
Cinta Setaman (2008)
Pintu Terlarang (2009)
Belkibolang (2011)
Oh Tidak..! (2011)
Khalifah (2011)
Modus Anomali (2012)
Air Mata Terakhir Bunda (2013)
Tampan Tailor (2013)
The Raid 2: Berandal (2014)
Nada Untuk Asa (2015)
Toba Dreams (2015)
Marlina: The Murderer in Four Acts (2017)

Sinetron dan FTV
Serial TV Jomblo
Calon Bini
Kekasih
Nyanyian Cinta
Ranjang Rumput Hijau (FTV)
Ketika Cinta Tak Dapat Dimengerti (FTV)
Ruben (FTV)
Arya Kamandana (FTV)
Ngatman dan Robin (FTV)
Dikejar Teller Teler (FTV)
Hatiku dicuri Mas Paijo (FTV)
Satu Cinta untuk Selamanya (FTV)
Pacarin Camat (FTV)
Gara-Gara Marni (FTV)
Sayembara Berhadiah Cinta (FTV)
Cintaku Full Engga 1/2 Setengah (FTV)
Kecapit Cinta Kepiting (FTV)
Kontraktor dan Juragan Beras (FTV)
Puskesmas I'm In Love (FTV)
Romantika di balik Gempa (FTV)
Kecil-kecil Juragan Kontrakan (FTV)
Kesambit Cinta Anak Pendekar (FTV)
Romantika Supir Gadungan dan Pembantu Majikan (FTV)
Mandor Cantik (FTV)

Iklan
Pond's
KFC(2009)
Capilanos
Lux
Pocari Sweat
Natur E Advanced