Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 19 Agustus 2017 | 12:42 WIB
  • Wapres JK Buka Pameran Asian Games-Goifex 2017

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila
Wapres JK Buka Pameran Asian Games-Goifex 2017
Photo :
  • VIVA.co.id/Suryanta Bakti Susila
Wakil Presiden Jusuf Kalla

VIVA.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka pameran Asian Games - Goifex Expo 2017 di Jakarta Convention Center, Sabtu, 19 Agustus 2017.  Pada tahun yang keempatnya ini, International Sports, Fitness & Health Expo (GOIFEX) menjadi bagian rangkaian persiapan menuju Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

GOIFEX tahun ini yang dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), akan berlangsung sampai 20 Agustus 2017 di Assembly dan Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, Senayan, dengan area seluas 9.000 m2 atau dua kali lebih besar dari tahun sebelumnya. 

Bertajuk Asian Games GOIFEX Expo 2017, acara tersebut juga turut serta dalam acara kick-off Asian Games 2018, yang menghadirkan pameran brand-brand ternama dalam industri olahraga dan kebugaran. 

Selain itu, pameran olahraga dan fitnes, yang dikatakan  terbesar di Asia Tenggara ini juga sebagai ajang promosi kegiatan Asian Games 2018.

"Pameran ini, Goifex Expo, bagian upaya memopulerkan keolahragaan, karena olahraga saat ini sudah menjadi industri," kata JK.

Tampak hadir dalam acara itu antara lain, Menpora Imam Nahrawi, Ketua KOI Eric Thohir, Ketua Kadin Roeslan Roslani, Ketua PRSI Anindya Bakrie.

"Kita bangsa besar tapi prestasi olahraganya belum mencerminkan kebesarannya," kata JK.

Usai memberi sambutan dan secara resmi membuka pameran ini, JK mengelilingi stan-stan peserta. Sejumlah vendor memberikan penampilan atlet-atlet binaan mereka. JK tampak antusias menyaksikan para atlet menunjukkan kebolehan.

Ketua KADIN Roslan P Roslani mengatakan saat ini olahraga tumbuh menjadi industri yang menarik untuk digarap. Dengan bertumbuhnya industri olahraga berdampak positif tidak saja pada para atlet tapi juga menciptakan lapangan kerja baru.

"Olahraga kita akan menjadi industri yang sehat, tidak hanya membawa kesejahteraan pada atletnya, tapi juga menciptakan lapangan kerja baru," kata Roslan P Roslani. (ase)