Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 6 Desember 2017 | 16:54 WIB
  • Anggaran Jumbo Asian Games 2018 Disorot Wapres JK

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila,
    • Donny Adhiyasa
Anggaran Jumbo Asian Games 2018 Disorot Wapres JK
Photo :
  • VIVA.co.id/Donny Adhiyasa
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka test event akuatik Asian Games 2018

VIVA – Pergelaran Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang tinggal menyisakan 8 bulan jelang penyelenggaraan. Dengan mulai rampungnya renovasi sejumlah venue pertandingan, progres persiapan pun kian menampakkan hasil.

Selain venue, soal kerja sama sponsor, infrastruktur penunjang serta program latihan atlet juga jadi hal yang kini patut dicermati. Kondisi itu pula jadi sorotan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menyaksikan penandatanganan sponsor Asian Games 2018 di Kantor Wapres RI, Jakarta, Rabu pagi 6 Desember 2017.

Dalam kesempatan itu, JK juga menyebut sejumlah nominal anggaran yang harus dikeluarkan pemerintah demi menyukseskan perhelatan sebagai tuan rumah pesta olahraga bangsa Asia.

"Asian Games ini ajang bergengsi, walaupun membutuhkan dana yang besar. Memang tidak ada yang gratis di dunia ini. Ingin terkenal, prestasi, menonjol ya harus punya biaya, tapi itu akan kembali dalam bentuk investasi yang baik," ungkap Jusuf Kalla.

"Kita memperbaiki semua venue (Jakarta-Palembang) itu hampir Rp10 triliun. Tapi, itulah bentuk investasi, sebagai bagian dari membangun kejayaan bangsa," tambahnya.

Selain anggaran infrasruktur, dana besar lainnya yang harus digelontorkan pemerintah yakni biaya pelatnas cabang olahraga, baik di dalam dan luar negeri yang mencapai Rp1 triliun.

Sedangkan INASGOC harus putar otak demi tercapainya angka penerimaan sponsor yang dipatok mencapai Rp1,1 triliun, dengan besar pajak sekitar Rp300-400 miliar.

"Kami menargetkan dana sponsor mencapai Rp1,1 triliun. Saat ini, proses kerja sama dengan sponsor lainnya terus berjalan," ujar Ketua INASGOC, Erick Thohir. (one)