Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 25 September 2017 | 13:19 WIB
  • Tim Balap Indonesia Juarai Asia Road Racing Championship

  • Oleh
    • Luzman Rifqi Karami
Tim Balap Indonesia Juarai Asia Road Racing Championship
Photo :
  • Istimewa
Astra Honda Racing Team (AHRT)

VIVA.co.id – Astra Honda Racing Team (AHRT) mengunci gelar juara tim pada Asia Road Racing Championship (ARRC) 2017 kelas Asian Production 250 (AP 250) di Madras Moto Race Track, Chennai, India, 23 hingga 24 September 2017.

Dengan total raihan 216 poin, AHRT memiliki selisih 68 poin dengan tim terdekat yang tidak dapat terkejar lagi oleh tim balap lain pada sisa seri balap ARRC berikutnya di Chang International Circuit, Thailand, 3 Desember 2017.

Selisih poin yang terpaut jauh ini membuat AHRT menjadi juara kategori tim balap ARRC kelas AP250 meskipun musim balap tahun ini belum usai. Perolehan poin pada kategori tim di ajang ARRC ini merupakan hasil raihan poin tertinggi para pembalap AHRT.

General Manager Planning and Analysis AHM, A Indraputra mengatakan, sukses ini merupakan sebuah bentuk kerja sama tim yang solid. Tim yang didominasi putra terbaik Indonesia ini berhasil membuktikan kepiawaiannya dalam menghasilkan performa balap terbaik di balapan Asia.

“Hasil balapan yang baik tidak lepas dari peran serta tim balap yang kuat dan saling bekerjasama erat menciptakan performa balapan yang terbaik," ujar Indraputra dalam rilis yang diterima VIVA.co.id.

"Masing-masing anggota tim Astra Honda Racing Team berhasil memainkan perannya dengan baik dari segala sisi, baik kesiapan motor Honda CBR250RR, pembalap, maupun strategi balap di setiap tantangan sirkuit sepanjang musim balap ARRC," lanjutnya.

Sementara itu, pada sesi kualifikasi seri ketiga ARRC, 23 September 2017  Gerry Salim, berhasil mencatatkan waktu terbaik 01’49.603 dan harus start dari posisi keempat. Ketika balapan pertama akan dimulai, Gerry melakukan kesalahan hingga dirinya terjatuh dua kali saat sesi warm up sehingga ia harus menyelesaikan jalannya balapan dengan tertinggal 3 lap dari rivalnya yang lain.

Gerry akhirnya berhasil finish di posisi ke 5 dengan catatan waktu terbaik 1’56.896. Melalui pencapaian ini, Gerry masih mampu mempertahankan posisi pertama di klasemen sementara kelas Asian Production dengan total poin 186, terpaut 38 poin dengan rival terdekatnya.
    
“Pada balap kedua di awal balapan saya mencoba untuk beradaptasi dengan ban dan lintasan yang basah. Hingga melalui beberapa lap saya mulai percaya diri dan berusaha untuk terus memperbaiki posisi. Akhirnya saya pun harus puas dengan finis di posisi ke 5, bagaimana pun saya tetap meraih poin pada seri ini. Mohon dukungannya, sehingga saya dapat maksimal pada seri terakhir,” ujar Gerry.