Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 10 Oktober 2017 | 17:47 WIB
  • Vettel Gagal Finis, Bos Ferrari Salahkan Mekanik

  • Oleh
    • Muhammad Nurhendra Saputra
Vettel Gagal Finis, Bos Ferrari Salahkan Mekanik
Photo :
  • REUTERS/Laszlo Balogh
Pembalap Tim Ferrari, Sebastian Vettel.

VIVA.co.id – Bos tim Formula (F1) Ferrari, Sergio Marchionne menyalahkan departemen suku cadang yang mengakibatkan Sebastian Vettel gagal finis di GP Jepang, Minggu 8 Oktober 2017. Marchionne mengatakan, departemen tersebut tidak bisa diandalkan, sehingga membuat timnya bermimpi buruk. 

Dalam balapan di Sirkuit Suzukan tersebut, Vettel hanya mampu bermain hingga lap empat. Setelah itu, tim meminta Vettel untuk masuk pit stop, karena salah satu busi di mobilnya ada yang rusak.

Marchionne mengatakan, kesalahan mekanik berdampak pada kinerja tim. Namun, ia tetap optimistis di sisa seri balapan, jika Ferarri bisa berbuat banyak.

"Musim ini belum berakhir, masih banyak yang harus dilakukan. Saya tidak ingin berbicara nasib buruk, karena saya tidak percaya soal itu," kata Marchionne, seperti dikutip dari Crash. 

"Yang terpenting adalah kami tidak kehilangan kepercayaan, itulah yang membawa kami sejauh ini. Saya senang dengan apa yang telah dilakukan oleh tim, dan saya yakin tersisa empat balapan akan bisa mendekati jarak Mercedes," tambah Marchionne. 

Namun, melihat dalam dua seri balapan terakhir GP Malaysia dan GP Jepang Ferrari memiliki masalah pada mesin, maka Marchionne akan melakukan perubahan dalam departemen tertentu. Hal itu dilakukan demi memperbaiki masalah yang ada.

"Ini adalah masalah yang mungkin kita abaikan dalam waktu ke waktu, karena mungkin tidak penting. Tapi sekarang kami memiliki setidaknya tiga kesempatan untuk memenangkan balapan. Kami akan memperbaiki," jelas Marchionne. 

"Saya yakin kita tidak akan memiliki masalah yang sama dalam tiga balapan terakhir nanti. Kami akan melakukan diskusi yang berbeda," tambah Marchionne. 

Vettel kini tertinggal 59 poin dari pembalap Mercedes, Lewis Hamilton. Dari sisa balapan yang ada, poin maksimal yang bisa diperebutkan adalah 100. Selanjutnya seri GP akan berlangsung di Amerika Serikat, 22 Oktober mendatang. (ren)