Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 15 Oktober 2017 | 14:46 WIB
  • Beda Nasib 2 Pembalap Indonesia di Asia Talent Cup Jepang

  • Oleh
    • Pratama Yudha
Beda Nasib 2 Pembalap Indonesia di Asia Talent Cup Jepang
Photo :
  • Dok. Astra Honda Racing Team
Pembalap AHRT, Gerry Salim dan Irfan Ardiansyah.

VIVA.co.id – Pembalap Astra Honda Racing Team, Irfan Ardiansyah, berhasil meraih hasil positif pada balapan pertama Asia Talent Cup (ATC) di Sirkuit Motegi, Jepang, Sabtu 14 Oktober 2017. Dia finis di posisi keempat pada balap pertama. 

Putaran kelima ATC diwarnai dengan banyaknya pembalap yang jatuh dan juga berkibarnya red flag, karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Penggantian ban pun dilakukan demi keselamatan pembalap. 

Beruntung, kondisi tersebut berhasil dilewati dengan baik oleh Irfan yang baru saja sembuh dari cedera. Irfan mampu mengatasi proses adaptasi dengan motor tunggangannya dan berhasil finis di posisi keempat di tengah kondisi lintasan yang berbahaya tersebut.

“Setelah istirahat usai cedera di Suzuka, saya butuh sedikit penyesuaian dengan Honda NSF250RR ini. Hasil QP tidak terlalu bagus, tapi saya optimis di balapan bisa lebih bagus. Setelah red flag saya sudah berusaha untuk tidak lepas dari grup depan dan hasilnya bisa finish ke-4. Semoga race 2 bisa lebih bagus lagi,” ujar Irfan dalam rilis yang diterima VIVA.co.id.

Lintasan yang basah masih terus memakan korban setelah penggantian ban. Gerry yang sempat mengisi posisi 3 terdepan juga ikut terjatuh di 3 lap terakhir. Lucky dan Erfin pun terjatuh di putaran-putaran terakhir. Hanya 8 pembalap dari 18 yang berhasil finis di ganasnya lintasan Motegi.

“Saya sudah mendapatkan feeling yang bagus terhadap lintasan dan perubahan cuaca ini. Hasil QTT sudah cukup bagus dan bisa menjadi bekal untuk bisa langsung bertarung di top group saat balap. Sayang sekali, setelah start ulang karena red flag, saya terjatuh saat berada di posisi 2. Mohon maaf untuk masyarakat Indonesia. Saya akan fokus untuk race 2 besok bisa tampil maksimal,” ujar Gerry Salim.