Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 15 Oktober 2017 | 15:43 WIB
  • Aksi Pembalap Berhijab Ramaikan Road Race di Sumsel

  • Oleh
    • Muchamad Syuhada,
    • Aji YK Putra (Palembang)
Aksi Pembalap Berhijab Ramaikan Road Race di Sumsel
Photo :
  • Aji YK Putra (Palembang)/ VIVA.co.id
Pembalap berhijab di ajang Road Race Sumatera Prix Round 3

VIVA.co.id – Dunia balap sangat lekat dengan kaum pria. Namun, pemandangan berbeda terlihat di Sirkuit Manggul, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Sebanyak 10 pembalap wanita, berkompetisi dalam kejuaraan Road Race Sumatra Prix Round 3, yang digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-72, Minggu 15 Oktober 2017.

Para pembalap wanita  itu terlihat gagah, dengan menggunakan wearpack serta duduk di atas motor matic yang mereka pacu. Yang lebih unik, dari sejumlah pembalap itu, ada dua yang mengenakan hijab.

Manajer Sirkuit Manggul, Indra Zafella mengatakan, untuk kejuaraan wanita diikuti dari usia 12 hingga 20 tahun. Dia mengakui, kejuaraan untuk perempuan baru kali ini diselenggarakan di sana.

"Peserta perempuan ada 10. Kalau di sini memang baru pertama. Kalau daerah lain sudah sering. Di Sumsel sedang banyak para pembalap perempuan yang menyukai road race. Sehingga kita buka kelas untuk perempuan," kata Indra.

Para pembalap wanita itu bertanding di kelas matic standar 130cc open. Sedangkan untuk road race ini dibagi beberapa kelas, yakni bebek 4T tune up 150cc MIX (MP1), bebek 4T tune up 125cc MIX (MP2), bebek 4T tune up 150cc MIX Pemula (MP3), bebek 4T tune up 125cc MIX Pemula (MP4), bebek 4T standar 130cc open, Matic standar 130cc open, Matic tune up 130cc open, FFA Matic Open, bebek 4T standar sampai 155cc Open, yang sudah diikuti sebanyak 270 peserta.

" Di sini dilaksanakan sesi ketiga, sebelumnya untuk sesi pertama dan kedua sudah berlangsung di Jambi," ujarnya.

CEO Sirkuit Manggul, Aswari Riva'i menambahkan, di Kabupaten Lahat banyak peminat balap yang  dicari untuk jadikan atlet balap nasional. "Sejak sirkuit ini ada, peminat balap semakin banyak. Kita harapkan, banyak anak muda yang bisa dididik untuk menjadi pembalap muda menjadi atlet nasional," katanya.