Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 27 Oktober 2017 | 11:07 WIB
  • MotoGP Malaysia yang Penuh Kenangan dengan Simoncelli

  • Oleh
    • Satria Permana
MotoGP Malaysia yang Penuh Kenangan dengan Simoncelli
Photo :
  • instagram/@motogp
Memorabilia Marco Simoncelli di tikungan 11 Sirkuit Sepang, Malaysia

VIVA – MotoGP Malaysia selalu menghadirkan cerita. Dalam tiga musim terakhir, seri ini kerap menjadi penentuan siapa pembalap yang akan menjadi juara dunia.

Tapi, MotoGP Malaysia juga pernah menjadi ajang mengerikan. Satu pembalap tewas saat balapan di Sirkuit Sepang, enam tahun lalu.

Ya, Marco Simoncelli merupakan korban dari keganasan Sirkuit Sepang. Simoncelli meninggal pada 27 Oktober 2011 silam.

Simoncelli meninggal usai bertabrakan dengan Colin Edwards dan Valentino Rossi di tikungan 11 Sirkuit Sepang. Dari tabrakan itu, Simoncelli mengalami cedera yang begitu parah.

Balapan dihentikan, Simoncelli dilarikan ke rumah sakit. Tepat pada pukul 16.56 waktu setempat, atau kurang dari satu jam setelah tabrakan, Simoncelli dinyatakan meninggal karena cederanya begitu parah.

Tepat pada Jumat 27 Oktober 2017, para pembalap MotoGP melakukan penghormatan kepada Simoncelli di tikungan 11 Sirkuit Sepang. Mereka melakukan prosesi ini sebelum melakoni latihan bebas 1.

Dari situs resmi MotoGP, dan diunggah ke akun instagram mereka, tampak dipasang sebuah memorabilia Simoncelli.

Dalam memorabilia tersebut, ada angka 11, tanda dari tikungan di mana Simoncelli mengalami kecelakaan. Ada juga angka 58, yang menjadi nomor Simoncelli saat balapan.

Tak ketinggalan, para pembalap membubuhkan tanda tangannya. Saat Rossi maju memberikan tanda tangan, terlihat dia begitu sedih.

Rossi tak kuasa menahan air mata. Dia menangis saat teringat dengan rekan senegaranya itu.

 

Ciao Amico mio,sei sempre nei nostri cuori Sic58??

A post shared by valeyellow46 (@valeyellow46) on

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, MotoGP Malaysia kali ini juga akan menjadi ajang penentuan gelar juara. Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, bisa dinobatkan sebagai juara jika mampu finis minimal di posisi 2 pada balapan yang digelar Minggu 29 Oktober 2017 nanti. (one)