Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 30 Oktober 2017 | 10:39 WIB
  • Ducati soal Kode Bantuan Lorenzo untuk Dovizioso di Sepang

  • Oleh
    • Muhammad Indra Nugraha
Ducati soal Kode Bantuan Lorenzo untuk Dovizioso di Sepang
Photo :
  • Twitter/@AndreaDovizioso
Pembalap Tim Ducati, Andrea Dovizioso

VIVA.co.id - Andrea Dovizioso terus menjaga kans juara dunia MotoGP 2017 usai memenangi GP Malaysia, Minggu 29 Oktober 2017. Bos Ducati, Davide Tardozzi, menilai Jorge Lorenzo memiliki peran atas kemenangan tersebut.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Sepang itu, Lorenzo berhasil memimpin jalannya balapan sejak lap ke-9. Dia terus dibuntuti Dovizioso.

Dovizioso memang harus bisa memenangkan balapan, bila tak ingin Marc Marquez juara dunia. Akhirnya, Dovizoso berhasil merebut posisi pertama dan keluar sebagai pemenang usai berhasil menyalip Lorenzo yang nyaris terjatuh di tikungan 15 pada lap 16.

Kondisi itu membuat banyak pihak menilai Lorenzo sengaja mengalah untuk Dovizioso. Terlebih adanya pesan ‘Mapping 8' pada dashboardnya, yang diduga merupakan kode team order.

Yang mana, Lorenzo harus memberikan jalan kepada Dovizoso agar memimpin balapan. Tardozzi mengakui sebelum balapan ada pertemuan antara dirinya dengan Dovizioso dan Lorenzo guna membahas kans juara.

"Kami berbicara dengan para pembalap tentang apa yang bisa terjadi. Keduanya tahu situasi dan jelas bahwa Jorge memikirkan pabrik, tim, dan Ducati," kata Tardozzi kepada Crash.

"Itu sesuatu yang harus terjadi, sebab kami sampaikan kepada pembalap bahwa dalam situasi ini, ada baiknya tetap punya kans menjaga peluang kejuaraan. Saya pikir akan sangat bodoh memberi gelar pada Marc. Kami tahu ini sangat sulit. Mengapa tidak tetap terbuka sampai Valencia?" sambungnya.

Baca Juga: Lorenzo Bantah Tak Patuhi Team Order Ducati

Perihal Lorenzo yang menyatakan tidak melihat pesan dari Ducati saat balapan, Tardozzi tidak terlalu mempermasalahkannya. Menurutnya, eks pembalap Movistar Yamaha tersebut sudah cukup membantu Dovizioso.

"Ya, tapi ini bukan masalah pesan. Jorge tahu persis apa skenarionya. Dengan skenario ini, dia tahu apa hasilnya. Semuanya begitu sederhana. Kami perlu terus menjaga peluang kejuaraan dan Jorge sudah membantu tim dan Ducati untuk terus menjaganya," ujarnya.

Marquez harus puas finis di posisi empat, walau begitu dia tetap unggul 21 poin atas Doviozo yang berada di posisi dua klasemen. Alhasil, perburuan gelar juara dunia antara Marquez dan Dovizioso bakal ditentukan di Valencia pada 12 November 2017. (one)