Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 18 Agustus 2017 | 09:14 WIB
  • Timnas Basket Putra Tak Ambil Pusing Polemik CLS dan IBL

  • Oleh
    • Donny Adhiyasa
Timnas Basket Putra Tak Ambil Pusing Polemik CLS dan IBL
Photo :
  • instagram.com/iblindonesia
Tim basket Indonesia

VIVA.co.id – Tim nasional bola basket putra Indonesia memastikan telah berada dalam performa puncak jelang berlaga di SEA Games 2017 Malaysia. Kondisi ini terbentuk usai menuntaskan agenda latihan dan uji coba tanding di Lithuania beberapa waktu lalu. 

Pada lima kali uji coba telah dilakukan di Lithuania, meski tak menjadikan kemenangan sebagai tujuan utamanya namun grafik tim ini cukup mengalami kemajuan positif. Satu pemain yang tercoret sepulang dari Lithuania adalah Vamiga Michel (Satria Muda).

“Hasil uji coba di Lithuania kami nilai baik. Anak-anak selalu berhadapan dengan lawan yang level permainannya di atas timnas Indonesia. Semoga ini akan memberikan keuntungan bagi kita di Malaysia nanti,” ujar pelatih kepala Wahyu Widayat Jati dilansir situs resmi IBL Indonesia.

Mario Wuysang cs akan bertolak ke Kuala Lumpur pada hari ini, Jumat 18 Agustus 2017, langsung dari Batam, Kepulauan Riau.

Dan 12 pemain yang terpilih masuk skuat SEA Games adalah Mario, Sandy Febriansyakh, Firman Nugroho (CLS Knights), Arki Dikania Wisnu, Hardianus Lakudu, Christian Ronaldo Sitepu, Kevin Yonas Sitorus (Satria Muda), Andakara Prastawa Dhyaksa, Abraham Damar Grahita,Ebrahim Enguio Lopez, Vincent Rivaldy Kosasih (Aspac) dan Diftha Pratama (Garuda Bandung). 

Wahyu yang juga pelatih CLS Knights mengaku tak terpengaruh dengan keputusan mundur klubnya dari IBL. “Saya dan pemain-pemain asal CLS tak terpengaruh dengan keputusan manajemen CLS. Kami dukung apapun keputusan mereka. Fokus kami saat ini tetap tertuju pada tim nasional,” ujarnya menegaskan.

Saat SEA Games 2015 lalu di Singapura, tim putra basket Indonesia meraih medali perak, medali yang juga diperoleh saat SEA Games Malaysia 2001 dan SEA Games Thailand 2007. Tahun ini pun PB Perbasi pun berharap paling tidak dapat meraih medali perak untuk bisa kembali dibawa pulang. (mus)