Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 07:35 WIB
  • Anggaran Asian Games, Inasgoc Sejalan dengan Komisi X DPR

  • Oleh
    • Luzman Rifqi Karami
Anggaran Asian Games, Inasgoc Sejalan dengan Komisi X DPR
Photo :
  • Istimewa
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Erick Thohir

VIVA.co.id – Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) yang juga Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir menjelaskan kesiapan penggunaan anggaran Asian Games 2017. Hal itu diungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR RI, Kamis 13 Juli 2017.

"Pengajuan anggaran Inasgoc sebesar Rp5 triliun adalah merupakan penghematan sebesar Rp3,7 triliun dari pengajuan awal sebesar Rp8,7 triliun," kata Erick dalam rilis yang diterima VIVA.co.id.

Erick menuturkan, penghematan tersebut dikarenakan penekanan anggaran, termasuk di antaranya, mengganti Youth Asian Games dengan Test Event yang bisa menghemat lebih dari Rp600 miliar dan biaya sewa dan produksi broadcast yang bisa dikurangi Rp100 Miliar.

"Penghematan ini sudah sesuai dengan arahan Ketua Dewan Pengarah Inasgoc, Bapak Jusuf Kalla dan juga saran dari Komisi X DPR RI termasuk Ibu Yayuk Basuki, Ibu Anita Jacoba Gah dan juga Bapak Donny Ahmad Munir," ujar Erick.

Erick secara khusus menyampaikan bahwa agenda besar Inasgoc selanjutnya adalah pelaksanaan countdown setahun menjelang Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan pada 18 Agustus 2018 di Jakarta dan Palembang.

"Inasgoc sudah mengatur proses penggunaan anggaran dengan sebaik-baiknya, demi menjamin kelancaran, ketertiban, transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang sesuai aturan serta tetap memperhatikan prinsip efisiensi, efektif, transparan, terbuka, bersaing, dan adil namun tidak mempersulit, sehingga menghambat pelaksanaan," ujar Eris Herryanto, sekjen Inasgoc yang juga hadir dalam RDP tersebut.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi X DPR, Teuku Riefky Harsya berlangsung di ruang sidang Komisi X, gedung parlemen, Senayan, Jakarta, mampu menuntaskan pertanyaan anggota dewan mengenai penggunaan anggaran untuk kesiapan penyelenggaraan Asian Games 2018. Turut hadir pula, Ketua Umum KONI, Tono Suratman dan Achmad Soetjipto selaku ketua Satlak Prima.