Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 17 Juli 2017 | 05:42 WIB
  • Gowes Nusantara Bengkulu Lewati Rumah Pengasingan Soekarno

  • Oleh
    • Edwan Ruriansyah
Gowes Nusantara Bengkulu Lewati Rumah Pengasingan Soekarno
Photo :
  • Gowes Pesona Nusantara
Menpora Imam Nahrawi lepas peserta Gowes Pesona Nusantara Bengkulu.

VIVA.co.id – Tim Touring Gowes Pesona Nusantara 2017 meninggalkan Kota Bengkulu pada Minggu 16 Juli 2017 menuju Palembang, usai dilepas oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bersama ratusan masyarakat di Sport Center Pantai Panjang.

Sebelum melakukan pelepasan, Imam Nahrawi bersama masyarakat mengikuti senam Ayo Olahraga di lapangan Sport Center. Hadir dalam acara Wakil Walikota, Sekretaris Daerah Kota, Plt Sekretaris Daerah Provinsi, dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.

"Gowes Pesona Nusantara bukan sekadar menghitung jarak tempuh. Kami ingin memastikan kalau banyak keindahan alam yang bisa dibanggakan sebagai bangsa Indonesia," ucap Menpora Imam Nahrawi dalam pidatonya di rilis Gowes Nusantara.

Pelepasan tim Touring Gowes Pesona Nusantara 2017 yang terdiri dari 15 pegowes tersebut ditandai dengan penyerahan tanah dan air yang berasal dari Bengkulu. Kemudian, Menpora pun ikut serta bersepeda mengelilingi kota dengan melewati sejumlah situs sejarah seperti Benteng Malborough, rumah pengasingan Presiden Pertama RI Soekarno hingga kediaman istri Soekarno, Fatmawati.

"Saya menikmati betul pemandangan kota ini. Ada Pantai Panjang nan elok, melihat rumah pengasingan Bung Karno saya jadi ingat pernah berkunjung ke sana sebelumnya," ujar Menpora.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Walikota Bengkulu Patriana Sosia Linda mengaku bangga bisa terlibat pertama kali dalam program Kemenpora. Dia berharap bisa kembali dipercaya menjadi tuan rumah dalam acara yang juga menjadi ajang promosi Asian Games 2018 ini.

"Semoga penyerahan tanah dan air tadi semakin mempererat tali persaudaraan kita sebagai bangsa Indonesia. Kami bangga tim Gowes Pesona Nusantara melewati kota ini karena tak semua kota memiliki wisata kebangsaan seperti kami," kata Patriana.

"Ini pertama kalinya kami ikut acara nasional Kemenpora. Mudah-mudahan kehadiran pada pesepeda ini memberikan rasa aman dan nyaman saat mereka akan ke sini lagi," ujarnya.