Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 21 Agustus 2017 | 17:34 WIB
  • Bendera Terbalik Jangan Sampai Terulang

  • Oleh
    • Ridho Permana
Bendera Terbalik Jangan Sampai Terulang
Photo :
  • satu jam lebih dekat-tvOne
Yayuk Basuki, Wakil Sekretaris Jenderal PAN.

VIVA.co.id – Anggota Komisi X DPR RI, Sri Rahayu Basuki atau dikenal sebagai Yayuk Basuki menyayangkan insiden bendera terbalik di buku pedoman SEA Games 2017. Menurut Yayuk lambang negara tidak boleh salah.

"Menurut saya itu sangat fatal, tentunya Malaysia pantas meminta maaf secara resmi. Lambang negara tidak boleh salah dan keteledoran ini tidak boleh terjadi," ujar Yayuk saat dihubungi VIVA.co.id, Senin 21 Agustus 2017.

Mantan petenis era 1990-an itu menjelaskan, apa yang dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi untuk mendesak Malaysia mengklarifikasi adalah hal yang tepat. Upaya yang akan dilakukan Malaysia untuk mencetak ulang diapresiasi Yayuk, Dia berharap itu segera terealisasi secepatnya.

"Kami mengapresiasi niat dari Malaysia untuk menarik ulang buku tersebut. Semoga kesalahan itu tidak terulang lagi," ungkap politisi PAN tersebut.

Diberitakan sebelumnya, pertemuan Imam Nahrawi dengan Menpora Malaysia, Khairy Jamaluddin, sudah selesai. Keduanya bertemu dan bicara di hadapan media terkait insiden bendera terbalik dalam buku panduan SEA Games 2017, Malaysia.

Secara terbuka, Khairy minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Dia mengaku hal tersebut sebagai kelalaian pihak penyelenggara dan bisa berimbas buruk terhadap hubungan bilateral Indonesia-Malaysia.

Akhirnya, Khairy pun memutuskan untuk memenuhi permintaan pemerintah Indonesia. Yaitu, menarik buku panduan SEA Games 2017 yang berisi bendera Indonesia yang terbalik dan menggantinya.

"Ini kesalahan yang besar yang bisa menyinggung Indonesia. Sebagai permintaan maaf, saya minta semua buku tak diedarkan. Kami sedang cetak baru lagi dan akan dikirim kembali ke tamu negara yang hadir," ujar Khairy kepada para pewarta di Hotel Shangri La, Bukit Bintang, Minggu 20 Agustus 2017.