Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 30 Agustus 2017 | 17:08 WIB
  • Gagal Penuhi Target, Perjuangan Atlet Tetap Diapresiasi KOI

  • Oleh
    • Luzman Rifqi Karami
Gagal Penuhi Target, Perjuangan Atlet Tetap Diapresiasi KOI
Photo :
  • VIVA.co.id / Anang Fajar Irawan
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir.

VIVA.co.id – Perjuangan para atlet Indonesia di SEA Games 2017 Kuala Lumpur sudah berakhir. Meski hasil yang dicapai meleset dari target, muncul harapan dari beberapa cabang olahraga, terutama olimpik agar terus menjalankan program pembinaan yang sudah diterapkan demi meningkatkan prestasi di Asian Games 2018.

Prestasi para atlet belia, terutama di cabang renang, atletik dan panahan, serta kematangan yang diperlihatkan para lifter pelapis di angkat besi menunjukkan kesiapan serius untuk menatap ajang yang lebih kompetitif.

"Saya mengapresiasi kerja dari Saudara Aziz Syamsudin sebagai chef de mission yang bekerja keras terus memompa semangat kontingen selama di SEA Games 2017, Kuala Lumpur. Meskipun target meleset sekitar 20 persen, saya menilai ada beberapa hal positif seperti cabor renang dan panahan yang mampu meraih empat medali emas," ujar Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir, dalam rilis yang diterima VIVA.co.id, Rabu 30 Agustus 2017.

Untuk menatap tugas berat prestasi sebagai tuan rumah Asian Games 2018, dengan target 20 medali emas dan masuk 10 besar Asia, Erick mengharapkan KOI dan seluruh stake holder olahraga Indonesia bisa mempersiapkan dengan lebih baik.

"Termasuk pula keterlibatan KOI dalam pembinaan atlet, tak hanya menangani saat pengiriman saja. Terlebih KOI juga bisa menjembatani dukungan dan kerja sama dari NOC negara lain, federasi internasional, OCA, atau IOC dalam upaya meningkatkan prestasi atlet," tambahnya.

Sementara itu, Chef de Mission Azis Syamsudin menjelaskan selama mendampingi para atlet Indonesia, melihat semangat juang yang tidak pernah padam. 

"Para atlet benar-benar menjalankan pesan dari Presiden yang meminta agar mereka punya mimpi, yakni menjadi juara dan meraih medali. Hal itu sudah ditunjukkan lewat perjuangan di setiap pertandingan," ucapnya.

Anggota Komisi III DPR RI ini menegaskan bahwa Indonesia punya modal atlet yang mumpuni untuk mengejar prestasi tinggi di ajang Asian Games mendatang.

"Syaratnya, segera bentuk tim untuk menangani atlet agar lebih baik. Mulai dari seleksi, persiapan, latihan, peralatan, dan uji coba. Modal ada pada diri atlet kita yang sudah menunjukkan prestasi di Kuala Lumpur ini," tegasnya.

Upacara penutupan SEA Games 2017, Kuala Lumpur, digelar 30 Agustus 2017 malam di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia. Ajang pesta olahraga bangsa Asia Tenggara ini akan digelar lagi dua tahun mendatang di Filipina. (one)