Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 1 September 2017 | 01:02 WIB
  • KNPI Ikut Prihatin Kegagalan Indonesia di SEA Games 2017

  • Oleh
    • Muhammad Nurhendra Saputra
KNPI Ikut Prihatin Kegagalan Indonesia di SEA Games 2017
Photo :
  • Istimewa
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)

VIVA.co.id – Meskipun kontingen Indonesia gagal memenuhi target dari pemerintah yaitu mengulang kejayaan menjadi juara umum Sea Games Kuala Lumpur 2017.  Indonesia harus puas dengan menduduki posisi ke-5 dalam perolehan medali, dengan 38 emas, 63 perak dan 90 perunggu atau 191 medali. Bahkan, banyak pihak yang menyatakan Indonesia dalam situasi darurat pembinaan olahraga serta membebankan kesalahan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. 

Namun gelombang dukungan justru datang dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Mereka bertekad membantu Menpora dalam mengatasi situasi olahraga Indonesia yang kian terpuruk di tingkat ASEAN.
Melalui symposium nasional pemuda Indonesia yang digelar di Jakarta, Rabu, 30 Agustus 2017, sebanyak 27 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KNPI se-Indonesia menyampaikan sikap siap membantu Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam melakukan pengawasan pembinaan atlet di daerah.

Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara, Jackson Kumaat mengatakan, permasalahan kegagalan kontigen Indonesia di Sea Games Kuala Lumpur 2017, bukan disebabkan oleh figur Menpora, tetapi akibat kesalahan pembinaan atlet di daerah. Ia menilai, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mulai dari propinsi, kabupaten/kota, telah gagal melakukan pembinaan cabang olahraga. 

“Ini bukan masalah satu dua hari yang bisa diselesaikan cepat, seperti membalikkan tangan. Jangan menyalahkan Menpora. Karena ini ada kesalahan KONI di daerah, baik propinsi, kabupaten/kota, pembinaan cabang olahraga serta banyaknya dana yang tidak sampai ke atlet,” tegas Jackson dalam rilis yang diterima Viva.co.id.

Menurut Jackson, dalam waktu dekat KNPI akan bertemu dengan Menpora, untuk menawarkan bantuan kepada Kemenpora dalam melakukan pengawasan pembinaan atlet di daerah-daerah. Hal tersebut dikarenakan KNPI memiliki struktur yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami akan bertemu dengan menpora. Siap membantu Kemenpora untuk mengawasi pembinaan atlet di daerah-daerah. Kemenpora sangat dekat dengan kepemudaan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, para atlet dan kontingen Indonesia telah berjuang keras untuk mengharumkan nama bangsa dan Negara Indonesia. Tetapi tanggung jawab bersama harus dipikul melalui evaluasi menyeluruh harus dilakukan demi prestasi gemilang ”Merah Putih” di kancah internasional.

“Ini adalah tanggung jawab bersama untuk prestasi Indonesia ke depan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua KNPI NTB Hamdan, Ketua KNPI Sumatera Barat Devy, Ketua KNPI Maluku Boy Latuconsina, Ketua KNPI Imran dan ketua KNPI Gorontalo Hamzah. Mereka menyatakan siap dibelakang Menpora untuk memajukan prestasi olahraga Indonesia.

"Kami sepakat membenahi dan mengawasi olahraga Indonesia. Pasti ada yang salah dengan pembinaan di daerah," ungkapnya.

Di SEA Games Kuala Lumpur 2017, tuan rumah Malaysia memimpin dengan meraih 323 medali, terdiri 145 emas, 92 perak, dan 86 perunggu. Posisi kedua ditempati oleh Thailand dengan 72 emas, 86 perak, 88 perunggu (246 medali). Tempat ketiga diraih Vietnam dengan 58 emas, 50 perak, 80 perunggu (168 medali), Posisi keempat diraih Singapura dengan 57 emas, 58 perak dan 73 perunggu (188 medali). Sementara Indonesia harus puas dengan posisi kelima dengan 38 emas, 63 perak dan 90 perunggu atau 191 medali.