Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 9 September 2017 | 01:10 WIB
  • Model Panas Jadi Panitia Asian Games 2018?

  • Oleh
    • Satria Permana,
    • Muhammad Nurhendra Saputra
Model Panas Jadi Panitia Asian Games 2018?
Photo :
  • BUMN.go.id
Logo Asian Games 2018 Jakarta-Palembang

VIVA.co.id – Ada hal menarik dalam susunan kepengurusan panitia Asian Games 2018, INASGOC, yang beredar dalam pesan singkat Whatsapp belakangan ini. Dalam susunan kepengurusan INASGOC, terdapat nama Sendy Mamahit. Siapa dia?

Dari penelusuran VIVA.co.id, Sendy diketahui sebagai salah satu model panas di Indonesia, sekaligus presenter. Di beberapa kesempatan, Sendy berpose seksi untuk berbagai majalah dewasa.

Nama Sendy secara mengejutkan masuk susunan kepengurusan. Dia ditempatkan di Divisi Arrival Departure and Hospitality Departement.

Nama Sendy Mamahit, yang diduga model panas, masuk ke dalam INASGOC.

Sekretaris INASGOC, Eris Herryanto, membenarkan adanya nama Sendy di jajaran kepanitiaan. Namun, Eris mengaku tak tahu pasti latar belakangnya. Sebab, sejak awal nama Sendy muncul di kepanitiaan, dia tak pernah hadir.

"Awalnya (memang) diusulkan. Namun, yang bersangkutan belum pernah datang. Sampai sekarang tak pernah masuk. Ternyata, sejak awal sudah mengundurkan diri. Saya sendiri, atau bahkan orang-orang di sini belum pernah lihat. Jadi, kami tak tahu orangnya seperti apa," terang Eris saat dihubungi VIVA.co.id, Jumat 8 September 2017.

Mundurnya Sendy, diungkapkan Eris, mengharuskan pihaknya untuk mencari orang baru ke dalam kepengurusan. "Kami terus menata organisasi ini. Rencananya, pekan depan, surat keputusan INASGOC akan ada revisi karena banyaknya mutasi," ujar Eris.

Direktur Arrival Departure and Hospitality Departement INASGOC, Indra Gumulya, menegaskan tak pernah bekerja sama dengan Sendy.

"Pokoknya, saya selalu menempatkan orang sesuai Tugas Pokok dan Fungsi. Nanti, bagian Hospitality, kami akan bersinergi dengan Garuda. Saya juga berdayakan TNI dan Polwan. Kemudian, ada Bea Cukai dan Angkasa Pura, jadi jajaran saya semua dari instansi pemerintah. Karena, ini menyangkut visa, kedatangan barang. Saya tidak kenal itu, jadi tidak ada namanya," kata Indra. (one)