Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 14 September 2017 | 17:03 WIB
  • Gaji Macet, Pelatih Asing Angkat Besi Mengundurkan Diri

  • Oleh
    • Riki Ilham Rafles
Gaji Macet, Pelatih Asing Angkat Besi Mengundurkan Diri
Photo :
  • VIVA.co.id/Dede Idrus (8/7/17)
Atlet angkat besi Indonesia berlatih jelang SEA Games 2017

VIVA.co.id – Angkat besi Indonesia menjadi salah satu cabang olahraga yang kerap menyumbangkan prestasi di kancah internasional. Namun, kini mereka harus kehilangan pelatih asing, Aveenash Pandoo yang memilih mengundurkan diri.

Pengunduran diri Aveenash ini memang sudah diprediksi lama. Karena pria yang sudah malang-melintang di dunia angkat besi internasional tersebut tidak menerima gaji sejak lama.

(Baca juga: Jelang Asian Games 2018, Pelatnas Angkat Besi Bakal Dipindah)

"Iya. Salah satunya itu (masalah gaji macet)," ujar Manajer Angkat Besi Indonesia, Alamsyah Wijaya kepada VIVA.co.id, Kamis 14 September 2017.

Masalah gaji macet sebenarnya bukan cuma dialami Aveenash. Sejak menjalani pelatnas jelang SEA Games 2017 Kuala Lumpur lalu, para atlet juga tidak mendapatkan uang saku sesuai waktu yang ditetapkan di awal.

Bahkan, uang akomodasi untuk membayar hotel tempat mereka menginap pun belum dibayarkan berbulan-bulan. Alamsyah pernah mengatakan, kondisi tersebut membuat psikologis para atlet dan pelatih terganggu.

(Baca juga: SEA Games 2017 Usai, Utang Hotel Menanti Dilunasi)

"Menginap di hotel, tujuh bulan tidak bayar gimana psikologisnya? Keluar kamar juga malu. Gaji pelatih asing kita terakhir dibayar Januari," ungkap Alamsyah.

Beruntung bagi angkat besi, karena mereka bisa menyumbang dua medali emas dan dua medali perak di SEA Games 2017. Dengan hasil itu, target yang dicanangkan sukses diraih.