Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 23 September 2017 | 07:01 WIB
  • Modal Penting Timnas Taekwondo Jelang Asian Games 2018

  • Oleh
    • Satria Permana
Modal Penting Timnas Taekwondo Jelang Asian Games 2018
Photo :
  • Dokumentasi PBTI
Tim pomsae putra Indonesia di AIMAG 2017

VIVA.co.id – Tim taekwondo Indonesia berhasil menyumbang medali emas pertama untuk kontingen Merah Putih dalam ajang Asian Indoor Martial Art Games, Jumat 22 September 2017 waktu setempat. Emas tersebut lahir dari nomor pomsae beregu putra.

Digawangi oleh trio Maulana Haidir, Muhammad Abdurrahman Wahyu, dan Muhammad Alfi Kusuma, tim pomsae putra sukses mengalahkan Iran dengan nilai yang tipis. Mereka mengoleksi 117,6 poin, unggul 0,4 angka.

Hasil ini tentu menjadi modal positif ketiganya jelang Asian Games 2018. Namun, pelatih taekwondo Indonesia, Rahmi Kurnia, menyatakan banyak yang perlu ditingkatkan lantaran persaingan di Asian Games 2018 lebih ketat.

"Syukur, Alhamdulillah, akhirnya kami bisa menyumbangkan medali untuk kontingen Indonesia. Kunci keberhasilan anak-anak adalah ketenangan dan kekompakan dalam melakukan gerakan. Mainnya juga sangat rapi," kata Rahmi.

"Tapi, tetap saja ada beberapa hal yang perlu mereka tingkatkan karena persaingan di Asian Games 2018 akan ketat," lanjut dia.

Sementara itu, Ketua Harian PBTI, Zulkifli Tanjung, menyatakan hasil ini menjadi pembuktian kemampuan ketiganya. Sebab, di SEA Games 2017, Malaysia, mereka cuma meraih medali perunggu.

"Mereka kebagian perunggu karena penilaian yang tidak adil. AIMAG menjadi ajang pembuktian bahwa mereka adalah yang terbaik di Asia," ujar Zulkifli.

Namun, sukses trio pomsae putra tak diikuti tim putri. Trio  Defia Rismaniar, Mutiara Habiba, dan Ruhil meraih perak dengan total nilai 112,1.

Defia juga menyumbang medali lain, perunggu, lewat nomor pomsae putri perorangan. Lalu, ada dua perunggu lain yang disabet tim taekwondo Indonesia lewat nomor kyurugi melalui Dhean Titania Fazrin (kelas -46 kilogram) dan Mariska Halinda (kelas -53 kilogram). (ren)