Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 2 November 2017 | 21:20 WIB
  • Asian Games Kian Dekat, Venue Panjat Tebing Belum 'Disentuh'

  • Oleh
    • Zaky Al-Yamani
Asian Games Kian Dekat, Venue Panjat Tebing Belum 'Disentuh'
Photo :
  • Istimewa
Venue panjat tebing di Jakabaring Palembang

VIVA – Perhelatan Asian Games 2018 sudah semakin dekat. Ironisnya, venue cabang olahraga panjat tebing di Jakabaring, Palembang yang harus direnovasi agar bisa digunakan untuk pesta olahraga se-Asia itu, hingga kini belum juga disentuh.

“Jika sampai saat ini venue panjat tebing yang akan direnovasi belum juga disentuh, kami khawatir pengerjaannya terlambat atau terlalu mepet dengan pelaksanaan Asian Games 2018,” ujar Ketua Umum PP FPTI, Faisol Riza di Jakarta, Kamis 2 November 2017. 

Venue untuk panjat tebing direncanakan menggunakan sarana di Kompleks Jakabaring Palembang yang akan direnovasi dan dilengkapi dengan sarana penunjang agar sesuai dengan standar internasional. 

Belum siapnya venue panjat tebing untuk Asian Games 2018 di Jakabaring itu pula yang menyebabkan test event cabang olahraga ini digelar di Cikole Jawa Barat, September lalu.

FPTI semula berharap renovasi dan perbaikan sarana venue tersebut bisa rampung paling lambat Januari 2018. Atlet Pelatnas nantinya bisa berlatih di sana untuk beradaptasi lebih dahulu dengan venue baru tersebut sebelum tampil di Asian Games 2018. 

Bahkan, PP FPTI ingin menggelar kompetisi untuk menguji coba kesiapan venue tersebut sebelum digunakan untuk pertandingan resmi Asian Games.

Namun, karena hingga kini kondisi venue belum juga diperbaiki, dikhawatirkan proses renovasinya molor dan atlet Pelatnas tidak memiliki waktu serta kesempatan yang cukup untuk berlatih dan beradaptasi di sana. 

Kekhawatiran PP FPTI itu bukan tanpa alasan. Sebab, pengerjaan renovasi venue panjat tebing sebagian memerlukan material dari luar negeri. Prosesnya juga harus panjang karena melewati pemesanan. Ditambah lagi dengan persyaratan impor barang sudah pasti memakan waktu.

“Karena itu kami berharap kepada INASGOC dan pihak-pihak terkait agar proses renovasi venue panjat tebing segera dikerjakan untuk menunjukkan kepada OCA dan peserta Asian Games bahwa Indonesia benar-benar siap menjadi tuan rumah Asian Games 2018,” tutur Riza.