Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 04:55 WIB
  • 38 Cabang Olahraga Disiarkan Langsung saat Asian Games 2018

  • Oleh
    • Muchamad Syuhada,
    • Pratama Yudha
38 Cabang Olahraga Disiarkan Langsung saat Asian Games 2018
Photo :
  • BUMN.go.id
Logo Asian Games 2018 Jakarta-Palembang

VIVA – Media menjadi salah satu komponen penting untuk menyukseskan sebuah event, salah satunya Asian Games 2018. Maka itu, INASGOC secara resmi mengumumkan jumlah cabang olahraga yang akan disiarkan langsung selama event tersebut digelar.

Sebanyak 38 cabang akan disiarkan secara langsung oleh grup Emtek, sebagai pemegang hak siar di Indonesia, yang juga akan menyalurkannya ke stasiun televisi lain. Hanya cabang olahraga bridge dan squash yang tidak akan disiarkan secara langsung.

Meski begitu, grup Emtek hanya akan bertanggung jawab di Indonesia saja. Sedangkan, pemegang hak siar Asian Games 2018 secara keseluruhan adalah Dentsu, perusahaan asal Jepang, yang ditunjuk langsung oleh OCA.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur Broadcast INASGOC, Linda Wahyudi. Dia juga mengatakan jika INASGOC menggandeng perusahaan penyiaran asal Swiss, International Games and Broadcast Service (IGBS), sebagai mitra pengelolaan penyiaran Asian Games 2018.

"Broadcast yang akan memproduksi adalah INASGOC dan IGBS. IGBS adalah host broadcast management dari siaran Asian Games. Mereka bersama dengan INASGOC yang kita namai INAHB (INASGOC Host Broadcast) membuat proyek ini," ujar Linda dalam diskusi di Wisma Serbaguna INASGOC, Rabu 8 November 2017.

"Pemegang hak siar di Indonesia adalah grup Emtek yang akan menyiarkan melalui satelit dan kanal digital. Mereka juga akan membagikan hak siar kepada televisi-televisi nasional lainnya. Sebab, mereka akan lebih fokus untuk menyiarkan dua cabang, yaitu badminton dan sepakbola," lanjutnya.

Linda juga menjelaskan jika penyiaran Asian Games tak hanya terbatas di Asia saja. Tapi, juga mencapai benua Amerika.

"Penyiaran Asian Games akan didistribusikan ke seluruh negara di Asia hingga mencapai Amerika Latin, kecuali Brasil," kata Linda.