Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 15 November 2017 | 22:07 WIB
  • Lifter Debutan Ini Raih 3 Emas di Kejuaraan Dunia

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila
Lifter Debutan Ini Raih 3 Emas di Kejuaraan Dunia
Photo :
  • Istimewa
Lifter Putri Widari (kanan) raih 3 emas di Kejuaraan Dunia Angkat Berat.

VIVA – Lifter putri Widari membuat debut gemilang dengan mempersembahkan 3 medali emas di Kejuaraan Dunia Angkat Berat di Pilsen, Republik Ceko, 13-18 November 2017. Lifter asal Kalimantan Timur yang turun di kelas 47 kilogram ini sukses meraih emas di tiga jenis angkatan. Widari berhak atas 3 medali emas di jenis angkatan bench press, dead lift dan total angkatan, serta 1 perunggu yang dihasilkan di jenis angkatan squat. 

Di bench press, Widari membuat total angkatan tertinggi 135 kg. Kemudian dead lift 180 kg. Sedangkan di jenis angkatan squat, Widari menempati peringkat ketiga dengan 160 kg. Total angkatan yang dibuat lifter putri Kalimantan  timur ini 475 kg.

"Widari adalah pendatang baru. Sejak awal saya sudah memprediksi dia akan mampu membuat kejutan," ujar Manajer Tim yang juga Ketua Bidang Angkat Berat PB PABBSI, Yanto Arifin, melalui pesan singkat,  Rabu, 15 November 2017.

Yanto berharap, pencapaian di Kejuaraan Dunia mendapat apresiasi dari PB PABBSI. Diakuinya Angkat Berat memang belum sepopuler Angkat Besi. Kendati demikian Angkat Berat masuk ajang World Games dan Indonesia berpotensi bersaing di ajang tersebut.

"Saya sangat berterima kasih dengan ketua umum yang sangat peduli dengan angkat berat sehingga bisa memberangkatkan kami ke kejuaraan dunia ini," katanya.

Sementara lifter putri, Imas Kartika, yang turun di kelas 52 kilogram meraih perak di jenis angkatan dead lift 185 kg. Sedangkan lifter putra Dony Meiyanto di kelas 74 kg meraih 1 perak dan 1 perunggu, di jenis angkatan dead lift dan squat.

Tim Angkat Berat Indonesia sementara meraih 3 emas 2 perak dan 2 perunggu. Ini melampaui pencapaian kejuaraan serupa di Orlando Amerika Serikat 2016 yang meraih 2 emas 2 perak dan 1 perunggu. Indonesia masih menyisakan 1 lifter lagi yang akan turun, yakni Muhammad Yusuf di kelas 83 kg. (one)