Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 7 Desember 2017 | 17:45 WIB
  • Wapres JK Pantau Venue Boling Asian Games 2018

  • Oleh
    • Muchamad Syuhada,
    • Aji YK Putra (Palembang)
Wapres JK Pantau Venue Boling Asian Games 2018
Photo :
  • Aji YK Putra (Palembang)/ VIVA
Waki Presiden RI, Jusuf Kalla meninjau venue boling Asian Games 2018

VIVA – Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau pembangunan gedung bowling centre untuk persiapan pesta olahraga Asian Games 2018 di kompleks Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, Kamis 7 Desember 2017.

Pantauan di lapangan, seluruh bangunan gedung dilihat secara langsung oleh JK, mulai dari halaman luar hingga dalam untuk memantau sarana yang disiapkan.

Selain gedung bowling centre, rusunami dan rusunawa yang disiapkan untuk menampung 7. 000 atlet juga dipantau satu persatu oleh Wapres JK. Setelah itu, JK secara simbolis menandatangani empat bola boling yang disiapkan panitia.

JK mengapresiasi dukungan dari pihak swasta yang ikut mendukung pembangunan venue Asian Games di Palembang. Salah satunya adalah APP Sinar Mas yang telah membangun bowling centre di Jakabaring.

"Asian Games sangat penting artinya untuk mendorong sinergi dan kerja sama dengan berbagai pihak. Ini kebanggaan kita," kata JK.

Dia mengharapkan momen Asian Games nanti akan mendorong perekonomian masyarakat Palembang sebagai salah satu tuan rumah. "Untuk kegiatan yang akan berlangsung selama dua pekan, kita sudah mempersiapkannya selama dua tahun. Asian Games juga menjadi pendorong agar olahraga menjadi keseharian masyarakat," ujarnya.

Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin, menambahkan Sinar Mas melalui pilar usahanya Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, tidak hanya mendukung sponsorship semata, akan tetapi sebagai investasi jangka panjang.

"Dengan bantuan ini, diharapkan Indonesia memiliki sejumlah fasilitas olahraga terkini dengan standar internasional. Secara jangka panjang, tak hanya atlet, publik juga akan mengaksesnya," kata Soleh.

Pembangunan gedung bowling centre yang menelan biaya sebesar Rp26 Miliar itu ditargetkan selesai awal 2018.

"Kami juga telah membantu renovasi 16 gedung olahraga di Jakarta dan Palembang, yang akan digunakan para atlet untuk berlatih menghadapi Asian Games ini. Pengerjaannya sudah dilakukan selama setahun terakhir dengan total biaya sekitar Rp70 miliar," ujarnya. (ase)