Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 27 Juli 2017 | 00:05 WIB
  • Berhijab, Ambisi Pebulutangkis Ini Tebar Sejuta Inspirasi

  • Oleh
    • Donny Adhiyasa
Berhijab, Ambisi Pebulutangkis Ini Tebar Sejuta Inspirasi
Photo :
  • PP PBSI
Pebulutangkis putri Iran, Samin Abedkhojasteh

VIVA.co.id – Gelaran Asia Junior Championship kini tangah jadi sorotan publik bulutangkis Tanah Air. Selain karena digelar di kandang sendiri, turnamen ini pun diyakini bakal jadi tonggak munculnya para bintang baru tepok bulu angsa.

Dan salah satu yang cukup menarik perhatian adalah pemain tunggal putri asal Iran, Samin Abedkhojasteh. Meski sudah kalah di babak pertama dari pemain Indonesia, Savira Sandradewi, Samin rupanya menyimpan sejumlah ambisi besar.

Kiprahnya di arena bulutangkis dunia, rupanya menjadi tantangan tersendiri baginya yang datang dari negara di mana cabang bulutangkis tidak terlalu populer.

Kondisi ini pun justru menjadi lecutan motivasi bagi Samin yang hendak mengibarkan kejayaan negerinya melalui prestasi bulutangkis. Bintang tunggal putri Spanyol, Carolina Marin disebut Samir sebagai sumber inspirasi bekerja keras merengkuh prestasi besar.

Pebulutangkis putri Iran, Samin Abedkhojasteh

“Pemain favorit saya adalah Carolina Marin. Saya suka cara bermainnya. Saya juga ingin seperti dia, datang dari Spanyol yang tidak familiar dengan bulutangkis, tapi karena prestasinya, orang Spanyol mulai kenal bulutangkis. Saya ingin seperti Marin. Karena di Iran olahraga yang terkenal hanya sepakbola dan gulat,” ungkap Samin yang dilansir Badminton Indonesia.

“Targetnya saya ingin mewakili negara di level-level dunia, seperti Olimpiade, Kejuaraan Dunia dan Kejuaraan Asia,” katanya ditemui di Jaya Raya Sports Hall Training Center, Bintaro, Tangerang Selatan.

Samin juga berbagi cerita mengenai bulutangkis di Iran. Di sana, bulutangkis hanya memainkan nomor tunggal dan ganda putra-putri, namun tidak ganda campuran. Saat berlatih, atlet putra dan putri pun melakukannya pada sesi yang terpisah.

“Kami juga punya turnamen Iran International Challenge, dan hanya memainkan nomor tunggal dan ganda saja, tidak termasuk ganda campuran,” ujar Samin. (ase)