Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 6 Agustus 2017 | 20:25 WIB
  • Indonesia Nyaris Sapu Bersih Gelar di Kejuaraan Junior

  • Oleh
    • Muhammad Indra Nugraha,
    • Satria Permana
Indonesia Nyaris Sapu Bersih Gelar di Kejuaraan Junior
Photo :
Ketua Umum PBSI, Wiranto, bersama jajarannya.

VIVA.co.id - Kontingen Indonesia berjaya dalam kejuaraan bulutangkis junior internasional Victor Exist Jakarta Open (VEJO). Pada hari terakhir penyelenggaraan di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Minggu 6 Agustus 2017, kontingen Indonesia meraih 12 dari 15 gelar di nomor yang dipertandingkan.

Ganda putri Meta Inayah Cindiani/Indah Cahya Dari Jamil berhasil membuat kejutan usai menggulingkan unggulan pertama asal Korea Selatan Ha Na Baek/Hyeon Joo Song lewat laga yang dramatis.

Final ganda putri U-19 itu berlangsung dalam tiga set, dan Meta/Indah menang lewat skor alot 19-21, 21-16 dan 22-20 dalam tempo 1 jam 20 menit.

Selain ganda putri U19,wakil Indonesia yang tampil sebagai juara adalah Dwiki Rafian Restu/Aldira Rizki Putri (ganda campuran U-17), Komang Ayu Cahya Dewi (ganda putri U-17), Putri Larasati/Melani Mamahit (ganda puti U-17), Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (ganda putra U17),  Muhammad Ridwanul Arifin/Imam Wirawan (ganda putra U-15), Viyanda Bintang Racketa (tunggal putri U-15), Kelly Larissa/Shelandry Vyola (ganda putri U-15), Silvi Wilandari  (tunggal putri U-19), Renaldi Samosir/Hediana Julimarbela (ganda campuran U-19), Gatjra Piliang (tunggal putra U-19), dan Ghiffari Anandaffa/Ferdian Mahardika (ganda putra U-19).

Ketua Umum PBSI, Wiranto, mengaku puas dengan hasil yang diraih tim muda Indonesia. Menurut Wiranto, hasil yang diraih di ajang ini bisa menjadi salah satu tolak ukur dalam pengembangan atlet di usia muda.

"Event seperti ini penting, menjadi tolak ukur bagi atlet usia muda, apalagi ada 15 negara yang tampil. Kami bersyukur dengan prestasi yang ditunjukkan pemain muda Indonesia," kata Wiranto.

Pria yang juga menjabat sebagai Menkopolhukam tersebut menegaskan, ajang ini menjadi bagian dari proses regenerasi atlet yang sedang digaungkan oleh PBSI.

"Saya terus mendorong pemain junior ini untuk maju agar bisa menggantikan pemain senior yang ada saat ini. Terima kasih kepada semua pihak, klub, pengurus PBSI, dan sponsor yang menggelar kejuaraan ini. Kami ingin kejuaraan seperti ini dilanjutkan," terang Wiranto.

Di kejuaraan ini, PB Exist Jakarta menjadi salah satu tim yang menyumbang banyak medali untuk Indonesia. Ada lima medali emas yang dipersembahkan pemain PB Exist dalam kejuaraan ini.

"Meski baru berdiri beberapa tahun, pemain muda PB Exist sudah menunjukkan prestasi yang membanggakan," kata Ketua PBSI DKI Jakarta, Alex Tirta.

Kejuaraan internasional VEJO 2017 mempertandingkan tiga kategori  usia, U-15 (pemula), U-17 (remaja), dan U-19 (taruna), yang masing-masing melombakan lima nomor yaitu tunggal dan ganda putra, tunggal dan ganda putri, serta ganda campuran.

Pada kategori U-15 dan U-17 hasil pertandingan akan berpengaruh dalam perhitungan poin di Konfederasi Badminton Asia (BAC). Ajang ini diikuti 807 atlet Junior terbaik dari 15 negara. Ini merupakan penyelenggaraan yang kedua. (ren)

Bulutangkis Indonesia selalu berpusat di Pelatnas PBSI Cipayung. Tempat ini bak "pabrik medali emas" Indonesia di Olimpiade. Bagaimana kondisinya? Ada plus dan minus. Cek di VIVA Arena.