Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 23 Agustus 2017 | 15:27 WIB
  • Tim Bulu Tangkis Putri RI Digasak Malaysia, ini Sebabnya

  • Oleh
    • Donny Adhiyasa
Tim Bulu Tangkis Putri RI Digasak Malaysia, ini Sebabnya
Photo :
  • instagram.com/badminton.ina
Pemain ganda putri Indonesia, Rosyita Eka Putri Sari mundur akibat cedera

VIVA.co.id – Skuat bulutangkis beregu putri Indonesia gagal melanjutkan perjuangan pasca tunduk 0-3 dari tuan rumah Malaysia pada semifinal SEA Games, Rabu 23 Agustus 2017 di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Pertarungan kedua tim diwarnai mundurnya duet ganda putri Rosyita Eka Putri Sari/Ni Ketut Mahadewi Istarani di partai kedua.

Rosyita mengalami cedera lutut kiri, dan situasi ini tentunya menguntungkan tim lawan karena satu poin kemenangan kembali diraih. Dua tunggal putri yang tampil hari ini dinilai Manajer Tim, Susy Susanti, tak bermain di performa terbaik mereka.

“Hari ini memang ada bad luck, salah satu atlet kita di awal sudah cedera. Prediksi seharusnya ramai kalau keadaannya normal, tetapi semua atlet bermain dibawah performa. Yang disayangkan memang Rosyita cedera, ini jadi satu keuntungan untuk Malaysia,” ungkap Susy usai pertandingan dalam rilis resmi PBSI.

“Sedangkan dua tunggal putri juga belum tampil maksimal. Fitri tidak bermain lepas, Hanna dibawah tekanan, memang ini hasil yang kami dapat,” tambah Susy.

Hanna yang turun di partai ketiga sempat memberikan perlawanan sengit di game pertama, akan tetapi ia antiklimaks di game kedua dan terlalu jauh untuk mengejar ketertinggalan.

“Itulah, di pertandingan beregu kalau tertinggal, ada faktor mental yang bermain. Mungkin dia terburu-buru, terlalu nafsu, ini yang saya lihat. Ini suatu pelajaran, harus dievaluasi, supaya lebih siap di partai individu,” komentar Susy.

Selanjutnya, Susy meminta para pemain putri untuk mempersiapkan diri jelang pertandingan perorangan yang akan berlangsung pada 26 Agustus mendatang.

Di partai final beregu putri, tim putri Malaysia akan berhadapan dengan Thailand. Tiket final ditaih Thailand setelah mengalahkan Singapura dengan skor 3-0. (ren)