Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 28 Agustus 2017 | 20:42 WIB
  • Bulutangkis Sisakan Satu Wakil di Final Individual

  • Oleh
    • Luzman Rifqi Karami,
    • Donny Adhiyasa
Bulutangkis Sisakan Satu Wakil di Final Individual
Photo :
  • Istimewa
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

VIVA.co.id – Indonesia dipastikan hanya mengirim satu wakilnya ke partai final bulutangkis perseorangan SEA Games 2017. Kepastian itu muncul, usai tiga pilar Merah Putih harus takluk di babak semifinal, Senin 28 Agustus 2017 di Axiata Arena, Kuala Lumpur.

Adapun Jonatan Christie dipastikan menjadi wakil semata wayang skuat Merah Putih, setelah menang atas tunggal putra Vietnam, Nguyen Tien,21-11 dan 21-16. Sementara itu, tunggal putra Indonesia lainnya, Ihsan Maulana Mustofa harus mengakui keunggulan pemain Thailand, Khosit Phetpradab dengan skor 10-21 dan 21-23.

“Saya sudah mengetahui permainan dia, waktu dia di lapangan yang ‘menang angin’ pukulannya kemungkinan besar akan out, saya tinggal menunggu di bekalang. Permainan depan lawan pun tidak terlalu berbahaya. Dari segi tenaga, saya merasa lebih unggul, karena saya jauh lebih muda dari lawan,” ungkap Jonatan, usai laga yang dilansir rilis resmi PBSI.

“Di final, saya berharap bisa mengalahkan Khosit lagi seperti di nomor beregu kemarin. Pukulan-pukulannya kadang mengagetkan, dari lambat tiba-tiba jadi cepat. Dia juga lebih berani di net,” tambahnya.

Sementara itu Ihsan mengakui kalau dirinya tak dapat mengeluarkan semua kemampuannya saat bertanding di laga semifinal. Kekalahan di game pertama nyaris dibayarnya saat menciptakan game point 20-18.

Sayangnya, Ihsan kalah tenang dari lawan yang akhirnya membalikkan keadaan sekaligus mengubur harapan all-Indonesian final di tunggal putra.

“Memang di game pertama saya tidak lepas mainnya, saya tidak tahu kenapa. Pada game kedua pun, saya terlalu mudah buang poin. Tentunya, saya sangat tidak puas dengan hasil ini, target tunggal putra adalah medali emas, mudah-mudahan Jonatan bisa menang besok,” ujar Ihsan.

Dalam dua pertandingan sebelumnya, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga terhenti di semifinal dari Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh (Thailand), dengan skor 17-21, 21-23. Gregoria Mariska Tunjung pun takluk di laga empat besar dari Soniia Cheah (Malaysia) dengan skor 20-22, 13-21.