Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 31 Agustus 2017 | 06:30 WIB
  • Wiranto Bantah Prestasi Bulutangkis Menurun di SEA Games

  • Oleh
    • Donny Adhiyasa
Wiranto Bantah Prestasi Bulutangkis Menurun di SEA Games
Photo :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Ketua Umum PP PBSI, Wiranto (kanan), saat dilantik Ketua Umum KONI, Tono Suratman

VIVA.co.id – Pencapaian prestasi kontingen Indonesia dari cabang bulutangkis di SEA Games 2017 Kuala Lumpur menunjukkan tren penurunan. Hasil raihan medali emas pun gagal terwujud dengan hanya mampu menyumbang 2 medali emas dan 4 perunggu, dari target semula yakni 3 emas.

Situasi ini pun kerap memunculkan pertanyaan publik Tanah Air, mengingat selama ini bulutangkis dipercaya sebagai cabang yang diunggulkan tim Merah Putih. Reaksi pun muncul para petinggi pengurus PBSI.

Ketua Umum PP PBSI, Wiranto justru berpendapat bahwa torehan ini tetap harus diapresiasi. Hal ini mengingat di arena lainnya, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses merebut gelar juara dunia ganda campuran 2017.

Ditemui saat menghadiri penyambutan kepulangan tim dari Kejuaraan Dunia 2017, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan ini menyampaikan pandangannya.

"Sudah bagus, bagus. Sudah bagus, ini sudah ketat sekali (persingannya). Emasnya menurun? Tapi, di Glasgow (Kejuaraan Dunia) ya bisa dapat? Ya kurang doa kamu berarti," ungkap Wiranto, Selasa 29 Agustus 2017 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

"Kasih semangat dong. Ini juara dunia ada, kita SEA games begitu ketat, walaupun kita peringkat kelima, tetapi bulutangkis memberi satu andil dua emas. Masih kurang apa. Nanti suatu saat kita tingkatkan lagi. Sudah cukup ya, kita gembirakan untuk ini (gelar juara dunia)," tambahnya.

Bulutangkis menyumbang dua medali emas di ajang SEA Games 2017 dari nomor tim beregu putra, dan Jonatan Christie di sektor tunggal putra.

"Ya kami tengah perbaiki terus, perbaiki Pelatnas, perbaiki sistem, perbaiki bonus, perbaikan kesiapan fisik, perbaiki teknis, semuanya," jelas Wiranto.

"Tolong, jangan campuri bulutangkis kita dengan hal-hal lain yang tidak membangun, tidak mencerahkan," tegasnya.