Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 31 Agustus 2017 | 09:44 WIB
  • Raih Emas SEA Games, Tantangan Baru Menanti Jonatan Christie

  • Oleh
    • Donny Adhiyasa
Raih Emas SEA Games, Tantangan Baru Menanti Jonatan Christie
Photo :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie rebut medali emas SEA Games 2017

VIVA.co.id – Sektor tunggal putra tim bulutangkis Indonesia berhasil memenuhi ekspektasi tinggi publik di ajang SEA Games 2017 Kuala Lumpur. Satu medali emas mampu direngkuh Jonatan Christie di nomor perorangan usai menaklukkan pilar Thailand, Khosit Phetpradab, 21-19 dan 21-10.

Pada nomor beregu pun, tim tunggal putra tak pernah mengalami kekalahan. Mulai dari laga perempat final melawan Kamboja di perempat final, Thailand di semifinal hingga Malaysia di final semua mampu diatasi dengan baik oleh para penggawa Pelatnas Cipayung.

“Target sudah tercapai dari tunggal putra. Yang saya nilai itu mental dan daya juang. Di samping medali emas, ini yang penting bagi saya,” ungkap Pelatih Kepala tunggal putra PBSI, Hendry Saputra dilansir rilis resmi PBSI.

Menurut Hendry, sebagai satu-satunya wakil Indonesia di babak final, Jonatan sukses menuntaskan beban dan tekanan yang ditujukan kepada pemain binaan klub Tangkas Intiland ini.

“Tegang pasti ada di dalam diri setiap pemain, tetapi Jonatan bisa melewati ini, bagus, ini proses kematangan buat dia. Medali emas ini merupakan hasil persiapan kami selama sebulan. Kami sudah atur bagaimana dia bermain di SEA Games,” ujar Hendry.

“Sudah ada kemajuan untuk Jonatan, ada problem tapi dia bisa mengatasi. Untuk ukuran pemain tunggal, usia dia masih muda, masih 20 tahun. Banyak pemain dunia yang mengalami tekanan di lapangan dan belum tentu bisa mengatasi,” tuturnya.

Dalam perjalanannya ke final, Jonatan mengalahkan tunggal Thailand, Suppanyu Avihingsanon di babak pertama dengan skor 14-21, 21-8, 21-17. Di laga perempat final, Jonatan menang mudah atas Ng Zin Rei Ryan asal Singapura dengan skor 21-13 dan 21-13.

Jonatan juga menghentikan perlawanan pemain senior asal Vietnam, Nguyen Tien Minh, dengan skor 21-11 dan 21-16 untuk lolos ke final.

“Memang Jonatan semestinya sudah siap di level yang lebih tinggi. Tetapi SEA Games ini adalah ujian buat dia, apakah dia benar-benar siap di level yang lebih tinggi? Dan dia bisa melewati ujian ini. Kami kan sudah coba ikutkan dia di level Super Series, memang masih butuh waktu untuk lebih matang, harus lebih konsisten.” (mus)