Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 20 September 2017 | 17:11 WIB
  • Dua Ganda Putra Tancap Gas, Fitriani Tersungkur

  • Oleh
    • Donny Adhiyasa
Dua Ganda Putra Tancap Gas, Fitriani Tersungkur
Photo :
  • Dokumentasi PBSI
Aksi ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

VIVA.co.id – Dua pilar ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon memastikan satu tempat di babak kedua Japan Open Super Series 2017. Nasib berbeda justru harus direngkuh Fitriani yang jadi wakil semata wayang tunggal putri, harus angkat koper.

Fajar/Rian menundukkan pasangan Taiwan, Lee Sheng Mu/Lin Chia Yu dengan pertarungan sengit rubber game, 13-21, 21-12 dan 21-17. Laga yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Rabu 20 September 2017, Fajar/Rian sempat kaget dengan tipe permainan lawan yang baru pertama kali mereka hadapi ini.

“Game pertama agak kaget karena tipe main mereka yang kencang dan powernya besar. Sebenarnya sudah tahu dan sudah mempelajari. Tapi kami tadi kurang antisipasi,” ungkap Fajar usai bertanding yang dikutip dari rilis resmi PBSI.

Hasil serupa juga direngkuh Kevin/Marcus yang berlabel unggulan ketiga, sukses mengemas kemenangan dari Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 27-25 dan 21-15. Di babak kedua besok, juara All England 2017 ini akan menantang penggawa tuan rumah, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Namun, capaian negatif harus diterima Fitriani yang gagal menumbangkan ketangguhan bintang Thailand, Ratchanok Intanon dua game langsung, 20-22 dan 12-21.

Fitriani tak bisa berkata banyak pada saat game pertama dimainkan. Perolehan angkanya pun kerap berada di bawah bayang-bayang lawan. “Kondisi saya memang lagi flu. Tapi nggak mau dijadikan alasan. Secara teknik permainan, saya memang kurang bagus tadi,” ujar Fitriani.

Fitriani mengaku tak puas dengan penampilannya tersebut. Ada banyak hal, menurut Fitriani, baik dari segi teknik maupun non teknik yang harus ia perbaiki. “Saya nggak puas banget sama hasil di Korea dan Jepang ini, belum maksimal. Mesti memperbaiki lagi masalah teknik dan non teknik,” tegasnya.

Dengan demikian habis sudah wakil tunggal putri Indonesia di ajang Japan Open kali ini. Sebelumnya Gregoria Mariska dan Lyanny Alessandra Mainaky, sudah kalah lebih dulu di babak kualifikasi.