Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 9 Oktober 2017 | 08:22 WIB
  • Masuk Grup Ringan, Indonesia Yakin ke Perempat Final

  • Oleh
    • Donny Adhiyasa
Masuk Grup Ringan, Indonesia Yakin ke Perempat Final
Photo :
  • PP PBSI
Hasil undian ajang BWF World Junior Championships 2017

VIVA.co.id – Kejuaraan bulu tangkis beregu U-19 BWF World Junior Championship 2017 mulai bergulir hari ini, Senin 9 Oktober 2017. Sebanyak 45 negara dipastikan tampil memperebutkan Piala Suhandinata di GOR Among Rogo, Yogyakarta, dalam gelaran yang akan berlangsung hingga 14 Oktober 2017 mendatang.

Indonesia yang berada di Grup H1 akan menghadapi Brasil sebagai lawan pertamanya. Melihat peluang di atas kertas, skuat Merah Putih diperkirakan akan mulus melaju ke perempat final, hal tersebut yang disampaikan oleh Manajer tim, Susy Susanti.

“Tanpa bermaksud mendahului Tuhan, saya ada keyakinan untuk lolos dari grup. Karena lawan kita Mongolia, Brasil, Finlandia, Spanyol dan El Savador. Kalau melihat dari sejarah bulutangkis harusnya kita bisa mengatasi. Tapi saya tetap mengingatkan kepada atlet-atlet agar tidak lengah sedikit pun," ungkap Susy, yang dilansir dari rilis resmi PBSI. 

"Siapapun lawan di lapangan kita harus tetap fokus, kalau bisa selesai secepatnya, ya selesaikan cepat, jangan anggap remeh. Karena kerikil kecil kadang suka bikin kita kepeleset. Kita tidak mau seperti itu,” tambahnya.

Untuk melaju ke perempat final, Indonesia harus menjadi juara di Grup H1 melawan Brasil dan Mongolia. Setelah itu, pemenang dari Grup H1 akan melawan juara Grup H2 yang dihuni oleh Finlandia, Spanyol dan El Savador.

Berbicara mengenai target, Susy tampaknya tak ingin terlalu membebani atlet junior Indonesia. Ia mematok semifinal sebagai target awal yang ingin dicapai oleh timnya.

“Untuk target saya nggak mau over. Saya nggak mau takabur mau langsung juara. Jadi fokus anak-anak ke semifinal dulu, tapi ini target minimal. Setelah semifinal baru kita susun target lagi untuk juara. Kalau harapannya pasti mau juara. Apalagi Indonesia belum pernah menang selama ini,” kata Susy. (ren)