Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 25 Oktober 2017 | 11:13 WIB
  • Memori Indah Memotivasi Owi/Butet di French Open 2017

  • Oleh
    • Donny Adhiyasa
Memori Indah Memotivasi Owi/Butet di French Open 2017
Photo :
  • badmintonindonesia.org
Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, pasangan ganda campuran Indonesia

VIVA – Duo andalan Merah Putih, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kini berharap bisa mengulang torehan mereka pada gelaran French Open Super Series 2014 kala berhasil memboyong gelar ganda campuran. Hal ini diungkap Owi/Butet usai lolos dari babak pertama dalam ajang serupa, Selasa, 24 Oktober 2017.

Peraih emas Olimpiade Rio 2016 itu memulai jejak di turnamen berhadiah total US$325.000 tersebut melalui kemenangan dari wakil India, Pranaav Jerry Chopra/Sikki Reddy, 21-15 dan 21-12. Owi/Butet pun bersyukur dapat menang dalam pertemuan perdananya dengan duet Bollywood itu.

Baca juga: Minus Kevin/Marcus, PBSI Andalkan Skuat Utama ke French Open

“Lawan kami cukup bagus ya, saya tonton video pertandingannya waktu melawan Praveen (Jordan)/Debby (Susanto), ramai juga. Selain itu, kami dari awal permainan langsung mengontrol permainan,” ungkap Liliyana Natsir dilansir rilis resmi PBSI.

“Kami bermain cukup bagus hari ini. Dari awal feeling-nya langsung pas,” tambah Owi.

Pasangan PB Djarum Kudus ini masih menanti calon lawan di babak kedua, antara pasangan Rusia, Ivan Sozonov/Evgeniya Kosetskaya atau duet Thailand, Tinn Isriyanet/Pacharapun Chochuwong.

“Siapa pun lawan kami di babak selanjutnya, kami harus lebih siap. Sekarang persaingan sudah merata, start-nya tidak boleh lengah. Kami pernah juara di sini, kami punya chemistry yang bagus di sini,” tambah Liliyana.

Juara dunia 2013 dan 2017 itu punya satu hari untuk mempersiapkan diri jelang laga babak kedua pada Kamis 26 Oktober 2017. Sementara itu, Praveen Jordan/Debby Susanto baru akan berlaga hari ini, Rabu 25 Oktober 2017.

Sayangnya, ganda campuran lainnya, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja gagal melangkah ke babak kedua usai dihentikan unggulan pertama asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, 19-21 dan 13-21.