Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 29 Oktober 2017 | 17:49 WIB
  • Strategi Dua Pilar Indonesia Hadapi Final French Open

  • Oleh
    • Donny Adhiyasa
Strategi Dua Pilar Indonesia Hadapi Final French Open
Photo :
  • Badmintonindonesia.org
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriani Rahayu

VIVA – Dua pilar Pelatnas Cipayung akan berjuang di partai puncak French Open Super Series pada Minggu malam, 29 Oktober 2017. Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan bertanding lebih dulu. Disusul dengan andalan ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Greysia/Apriyani yang tak masuk dalam daftar unggulan, sukses melaju ke final. Hasil itu direngkuh usai menekuk unggulan kedua asal China yang juga juara dunia 2017, Chen Qingchen/Jia Yifan, dalam dua game langsung, 21-5 dan 21-10.

Perjuangan Greysia/Apriyani di final tidaklah mudah, keduanya sudah ditunggu Lee So Hee/Shin Seung Chan. Pasangan asal Korea ini memang tengah menanjak dan pekan lalu baru saja meraih gelar Denmark Open Super Series Premier 2017.

“Kami tahu lawan tidak mudah dikalahkan, tetapi kami dipertemukan dengan mereka, ya mau mencoba juga melawan mereka. Pemain Korea itu sibuk mainnya, banyak menyerang, jadi kami harus antisipasi,” ungkap Greysia seperti yang dilansir rilis resmi PBSI.

“Pelatih pasti akan memberikan strategi main lagi ke kami, jadi ini yang bakal kami jalankan,” tambahnya.

Usai partai Greysia/Apriyani, pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan turun menghadapi unggulan pertama yang juga milik Negeri Tirai Bambu, Zheng Siwei/Chen Qingchen.

Rekor pertemuan keduanya sementara ini masih diungguli Owi/Butet dengan kedudukan 2-1. “Kami sudah sering bertemu Zheng/Chen, tetapi kami tetap mempelajari permainan mereka. Di final, kami maunya main seperti di semifinal, tenang dan fokus. Serta tidak panik kalau poin kami kesusul lawan,” ujar Liliyana. (ase)