Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 2 November 2017 | 14:28 WIB
  • Dua Juara Dunia Junior Bulutangkis Diganjar Bonus Rp40 Juta

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila
Dua Juara Dunia Junior Bulutangkis Diganjar Bonus Rp40 Juta
Photo :
  • Donny Adhiyasa
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung

VIVA – Kesuksesan para atlet Indonesia di ajang BWF World Junior Championship 2017, mendapat perhatian penuh dari PB Djarum dan PB Mutiara Cardinal. Kedua PB secara simbolis memberikan apresiasi berupa bonus kepada atlet yang berasal dari kedua PB.

Bertempat di sebuah galeri bilangan Jakarta Pusat, Kamis 2 November 2017, dua juara dunia junior yakni, Gregoria Mariska Tunjung (PB Mutiara Cardinal) dan Rinov Rivaldy (PB Djarum), menerima bonus sebesar Rp40 juta.

Sementara itu, dua runner-up yang berasal dari PB Djarum, Rehan Naufal/Siti Fadia (ganda campuran) dan Ribka Sugiarto, juga menerima bonus berupa perangkat home theater.

Gregoria yang merupakan atlet dari PB Mutiara Cardinal, sebelumnya sukses menyabet gelar juara dunia junior tunggal putri. Sementara itu, Rinov Rivaldy yang berpasangan dengan Pitha Haningtyas, sukses meraih titel juara dunia junior ganda campuran.

"Kami mencatat hasil luar biasa di kejuaraan dunia kemarin. Menurut data-data jurnalis, hasil ini adalah yang paling fenomenal," ujar Yopi Rosimin, Direktur Bakti Olahraga Djarum Foundation, kepada wartawan.

"Gregoria misalnya, memecahkan rekor 25 tahun kita (Indonesia) tidak pernah juara dunia. Apresiasi kepada pemain muda ini sangat penting. Ini untuk memacu prestasi para pemain masa depan ini," katanya.

Sementara itu, Umar Jaidi selaku Ketua Bidang (Kabid) Pembinaan PB Mutiara Cardinal, juga mengatakan hal senada.

"Saat ini ada tren bagus bulutangkis Indonesia. Kita bisa meraih hasil bagus baik di junior dan senior. Semoga, puncaknya bisa ada di Asian Games (2018) nanti. Kejuaraan dunia junior ini jadi tolak ukur para pemain muda kita, untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan lain termasuk di Asian Games," kata Umar. (mus)