Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 13 November 2017 | 15:43 WIB
  • Hadapi Lawan Berat, 2 Tunggal Putra RI Siap Jawab Tantangan

  • Oleh
    • Donny Adhiyasa
Hadapi Lawan Berat, 2 Tunggal Putra RI Siap Jawab Tantangan
Photo :
  • PP PBSI
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie dan Anthony Ginting

VIVA – Pilar tunggal putra Merah Putih, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie akan berkiprah pada ajang China Open Super Series Premier 2017. Melakoni laga perdana, Anthony dan Jonatan langsung ditunggu lawan tangguh untuk mereka hadapi.

Jonatan ditantang legenda tuan rumah, Lin Dan, sementara Anthony menghadapi Ng Ka Long Angus asal Hongkong. Jika masing-masing mampu menaklukkan lawannya, Jonatan dan Anthony akan saling berhadapan di babak dua.

Dilihat dari rekor pertemuannya, Jonatan masih tertinggal 1-3 dari Lin Dan. Pertemuan terakhir mereka terjadi di Australian Open 2017 lalu, dimana Jonatan kalah dua game langsung dengan 14-21 dan 19-21.

“Kalau persiapannya sudah oke. Dari segi teknik, fisik segala macam sudah oke. Tapi kalau untuk ketemu Lin Dan atau siapa pun, harus tetap optimis dulu. Di samping kita perlu lihat dan pelajari style permainan Lin Dan," ungkap Kepala Pelatih tunggal putra, Hendry Saputra dalam rilis resmi PBSI, Senin 13 November 2017.

"Jonatan harus lebih safe dan ulet, ini penting. Supaya kemudian bisa mengatur strategi permainannya di lapangan. Persiapannya yang maksimal ada delapan hari. Harus cukup, mau tidak mau," kata Hendry lagi.,” tambah Hendry saat sesi latihan tim Indonesia di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China.

Sementara itu, rekor pertemuan Anthony dengan Ng Ka Long saat ini tertinggal tipis 2-3. Namun pada pertamuan terakhirnya di Korea Open 2017, Anthony menang dua game langsung dengan 21-18 dan 21-18.

“Kalau Anthony ketemu Ng Ka Long, rekornya menang kalah. Ini semua dikembalikan kepada kepercayaan dirinya. Dari kemarin di Prancis, Anthony sempat kena cedera, tapi sekarang sudah jauh lebih baik," jelas Hendry. 

Selain Anthony dan Jonatan, pemain senior profesional, Sony Dwi Kuncoro juga dipastikan tampil di turnamen ini. Namun sebelumnya, Sony harus lebih dulu melewati babak kualifikasi, melawan Kenta Nishimoto asal Jepang.