Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Kamis, 20 September 2018 | 11:35 WIB

Kemenhub Tegaskan Tak Akan Jadi Aplikator Transportasi Online

Team VIVA »
Raden Jihad Akbar
Fikri Halim
Foto :
  • Dokumentasi Kementerian Perhubungan
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi

VIVA – Kementerian Perhubungan menegaskan tidak akan jadi operator ataupun aplikator dalam pembentukan transportasi online pelat merah yang wacananya dibentuk. Peran Kemenhub ditegaskan hanya sebatas regulator yang akan mengawasi kegiatan transportasi online. 

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, isu aplikasi pelat merah itu awalnya muncul dari aliansi pengemudi yang tidak puas dengan penghasilannya di Gojek maupun Grab. Sebab, dengan jumlah mitra yang semakin banyak maka penghasilan para pengemudi pun menurun. 

Baca Juga

"Beberapa kali aliansi menyuarakan ke aplikator terkait penghasilan atau tarif. Kedua aplikasi tersebut menurut aliansi tidak menguntungkan sekali. Maka muncullah ide aplikasi baru yang disiapkan pemerintah," ujar Budi di Kantor Kemenhub, Jakarta, Kamis 20 September 2018.

Ia menjelaskan, pihaknya mempersilakan saja bagi badan usaha, baik BUMN atau bekerja sama dengan swasta untuk membentuk aplikasi tersebut. 

Terpopuler

"Saya menanggapi sampai saat ini sebagai regulator. Saya tidak mau campurkan regulator dan aplikator. Enggak mungkin saya lakukan," ujarnya. 

Terkait perbincangan yang dilakukan dengan pihak PT Telkom Indonesia Tbk beberapa waktu lalu, Budi menyebutkan hanya sebatas bertukar ide atau usulan Telkom terkait pembentukan transportasi pelat merah tersebut. 

"Apakah badan usaha baru silakan. BUMN silakan. Jadi enggak ada Kemenhub menjadi aplikator pelat merah," tuturnya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Besaran Kenaikan Tarif Ojek Online Terbagi Tiga Zonasi
TVONE NEWS - 7 bulan lalu